Niat Ingin Damai, 2 Remaja Malah Dikeroyok

perkelahian di grup
(Foto : Adt ) suasana pengobatan kedua korban

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Bermula dari bergabungya orang tidak dikenal masuk ke grup WhatsApp dan kemudian membuat onar, menyebabkan perkelahian berdarah kembali terjadi di Jalan Zafri Zamzam, tepatnya di dekat Rumah Makan Prambanan, Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Ahad sore (14/8/2022). 

Akibatnya dua remaja terluka, yakni Donny Fransisco (19) warga Jalan Imam Bonjol Gang Rahayu, dan Hendra Saputra (19) warga Jalan Zafri Zamzam Gang Keluarga.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Doni menceritakan, ia sempat emosi oleh orang tak dikenal di dalam grup WhatsApp tersebut, karena disinyalir ingin mengadu domba dan memecah belah kesatuan.

Namun karena tidak ingin memperpanjang masalah, Doni pun mengajak berdamai dan bertemu.

“Saya mengajak bertemu itu karena ingin berdamai secara langsung, dan masalahnya bisa selesai,” ungkap Doni, saat dijumpai awak media di IGD RSUD Sultan Suriansyah. 

Ia bersama dua temannya lagi, yaitu Hendra dan Maliki pun bertemu dengan orang tersebut di lokasi kejadian. 

“Saat sampai di situ, kita sudah diadang oleh beberapa orang yang tidak saya kenal, dan salah satunya sudah membawa kayu,” ungkap Doni. 

“Saya sempat meminta agar membuang kayu tersebut, dan juga menunjukkan badan saya, untuk membuktikan kalau saya tidak membawa senjata dan berniat ingin berdamai,” lanjutnya. 

Bukannya berdamai, Doni justru sempat dibentak dan didorong, dan kemudian kepalanya langsung dipukul dengan kayu.

Melihat hal tersebut, kedua temannya pun berniat melerai dan membantu Doni, namun tidak sempat membantu, Hendra juga diserang. 

“Saya juga dipukul, mendapat luka di bagian punggung dan lengan saya. Saya juga tidak tahu diserang dengan senjata apa, sampai punggung saya luka dan berdarah,” tuturnya.

Adapun jumlah orangnya, ia melihat  sekilas terdapat sekitar 10, ditambah lagi ada supir truk yang mengantre BBM, hingga mereka pun langsung berusaha kabur agar tidak mendapat luka yang lebih parah. 

“Saat kabur, orang-orang tersebut sempat mengejar kami juga, namun untungnya ada pengendara yang melintas yang mau menolong dan mengantarkan kami. Teman kami Maliki, kendaraan, dan juga _hp_ kami tertinggal di sana,” sambungnya. 

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Dodi Haryanto melalui Kepala Unit Reskrim Iptu I Gusti Ngurah Utama Putra mengatakan, kalau saat ini pihaknya masih belum ada menerima laporan dari pihak korban dan akan mencoba memeriksa kondisinya ke lapangan. (Adt)

[feed_them_social cpt_id=57496]