OJK Kalsel Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Melalui Kampanye Nasional GERAK Syariah 2024

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong penguatan sektor syariah, yang di momen bulan puasa ini dilaksanakan melalui kampanye nasional Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2024.

GERAK Syariah 2024 telah dibuka secara nasional oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi pada Rabu (13/03), secara daring.

Kampanye ini dilanjutkan oleh setiap Kantor OJK di daerah. Di Kalimantan Selatan, OJK berkolaborasi dengan Pengurus Wilayah (PW) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Bank Syariah Indonesia, Bank Muamalat, Pegadaian Syariah, Bank Kalsel Syariah, Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalsel, dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Rangkaian kegiatan yang diadakan terdiri dari Talkshow Syariah melalui radio dengan tema “Paylater dalam Sudut Pandang Keuangan Syariah” pada tanggal 15 Maret. Berikutnya diadakan rangkaian literasi dan edukasi keuangan syariah, antara lain kepada para pengajar SMK/SMA Maestro Banjarmasin pada 18 Maret 2024 dengan tema “Lihai Maharagu Duit”.

Berikutnya pada tanggal 19 Maret dilangsungkan bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Universitas Islam Kalimantan, dan Politeknik Negeri Banjarmasin, dengan tema “Kelembagaan dan Produk Keuangan/Layanan Syariah 2024”. Selanjutnya di 20 Maret dilaksanakan Bimbingan Teknis kepada Dewan Kemakmuran Masjid. Kemudian di 21 Maret dilangsungkan Edukasi Keuangan Syariah di Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin. Ada lagi kegiatan Dishare atau Diskusi Syariah kepada ibu-ibu di Panti Asuhan Hikmah Zam-Zam dengan tema “Lihai Maharagu Duit Kaluarga,” pada tanggal 25 Maret 2024.

“Puncak GERAK Syariah Kalsel ditutup dengan kegiatan berbagi takjil, dilanjutkan dengan seminar, penyerahan bantuan kepada panti asuhan oleh Bank Kalsel, serta diskusi peningkatan keuangan syariah di Kalimantan Selatan pada tanggal 27 Maret,” jelas Plt. Kepala OJK Provinsi Kalsel Ahimsa, melalui siaran persnya kepada jurnalkalimantan.com.

Ia menegaskan, OJK bersama seluruh pemangku kepentingan dan pelaku usaha jasa keuangan terus bergerak menebarkan manfaat, melalui upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah kepada masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan.

(Saprian)