Panen Raya Anjir Muara, Tegaskan Barito Kuala sebagai Lumbung Pangan Kalsel

Bupati Batola bersama Gubernur dan jajaran terkait melakukan panen raya simbolis. (Foto : Ben)

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Kabupaten Barito Kuala (Batola) kian menegaskan posisinya sebagai lumbung pangan strategis di Kalimantan Selatan sekaligus penyangga kebutuhan pangan regional. Hal tersebut terlihat dalam pelaksanaan Panen Raya sekaligus Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Anjir Muara, Rabu (7/1).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi, serta terhubung secara daring dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang memimpin Panen Raya Nasional dari Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan bahwa Barito Kuala memiliki peran sangat vital dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional. Dengan luas lahan pertanian yang produktif dan dukungan petani yang kuat, Batola menjadi salah satu daerah penopang utama produksi padi di Kalimantan Selatan.

“Kalimantan Selatan saat ini berada dalam kondisi ketahanan pangan yang sangat kuat. Surplus beras kita mencapai sekitar 1,2 juta ton, meningkat hampir 15 persen dan menjadi yang tertinggi di regional Kalimantan. Salah satu penopang utamanya adalah Kabupaten Barito Kuala,” ujar Muhidin di sela-sela panen di lahan seluas 10 hektare.

Muhidin juga mengungkapkan, meskipun Kalimantan Selatan berada di peringkat 10 besar secara volume produksi nasional, namun berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan menduduki peringkat pertama Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Nasional, menggeser Provinsi Bali.

Penilaian IKP tersebut mencakup aspek ketersediaan pangan, keterjangkauan harga, distribusi, hingga keragaman konsumsi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi menyatakan rasa bangganya atas capaian daerahnya yang menempati peringkat ketiga nasional dalam ketahanan pangan. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Kuala untuk terus menjaga peran strategis tersebut melalui penguatan sektor pertanian.

“Barito Kuala siap fokus mengupayakan ketahanan pangan sebagai tanggung jawab bersama. Kami terus menggerakkan Brigade Pangan agar Batola tidak hanya menjadi penopang pangan Kalsel, tetapi juga provinsi tetangga seperti Kalimantan Tengah,” tegas Bahrul Ilmi.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap petani di Barito Kuala, Gubernur Kalsel menyerahkan bantuan sektor pertanian dari APBD Provinsi Kalimantan Selatan dengan total nilai hampir Rp2,5 miliar.

Bantuan tersebut meliputi dukungan bidang tanaman pangan, hortikultura, operasional penyuluh pertanian swadaya, pengembangan irigasi perpompaan, cetak sawah atau olah lahan, serta penyaluran pupuk bersubsidi sebanyak 20.230 ton.

Kegiatan panen raya ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan, Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Kepala BIN Daerah, serta para kepala SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

(Ben/Ang)

[feed_them_social cpt_id=57496]