Paripurna Istimewa HUT ke-66 Batola, Bupati Bahrul Ilmi Paparkan Capaian dan Arah Pembangunan

Ketua DPRD (tengah) bersama unsur pimpinan dan Bupati saat Rapat Paripurna dalam rangka Hari Jadi ke-66 Barito Kauala, Jum'at (2/1/26). (Foto: Prokopim)

JURNALKALIMANTAN.COM,BARITO KUALA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala menggelar Rapat Paripurna ke-5 Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026 dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Kuala, berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Jumat (02/01).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Barito Kuala Ayu Dyan Liliyana Sari Wiryono, didampingi unsur pimpinan dan anggota DPRD. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi bersama Wakil Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Ayu Dyan Liliyana Sari Wiryono menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Kuala merupakan momentum refleksi bersama untuk memperkuat komitmen dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

Ia berharap Kabupaten Barito Kuala terus berkembang dan mampu sejajar dengan kabupaten/kota lain di Kalimantan Selatan, serta memberikan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat.

“Momentum ini harus menjadi penyemangat untuk terus membawa Batola maju dan mampu bersaing dengan daerah lain di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi menilai peringatan Hari Jadi ke-66 sebagai ajang refleksi atas capaian pembangunan sekaligus penguatan komitmen kolaborasi lintas elemen daerah.

Menurutnya, peringatan hari jadi tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang evaluasi atas perjalanan pemerintahan dan pembangunan yang telah dilalui bersama.

Tema “Merangkul Semua, Membangun Batola” disebutnya mencerminkan semangat kebersamaan yang harus terus dijaga di tengah dinamika pembangunan daerah.

Bahrul Ilmi menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Barito Kuala tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah, DPRD, hingga masyarakat.

Prinsip keterbukaan, kebersamaan, dan persatuan menjadi fondasi penting agar setiap kebijakan dan program dapat memberikan manfaat yang luas.

“Keberhasilan pembangunan tidak lahir dari kerja individu, melainkan dari kekompakan dan gotong royong seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Bupati Batola saat menyampaikan sambutan. (Foto: Prokopim)

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan capaian Pemerintah Kabupaten Barito Kuala sepanjang tahun 2025 yang berhasil meraih 14 penghargaan, baik di tingkat nasional maupun dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Capaian itu, menurutnya, merupakan hasil sinergi yang solid antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah desa, serta dukungan pemerintah pusat dan provinsi.

Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada DPRD Kabupaten Barito Kuala atas kerja sama yang terjalin selama ini, serta kepada Forkopimda, SKPD, camat, lurah, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga insan pers yang turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Penghargaan juga disampaikan kepada para pendiri Kabupaten Barito Kuala dan para kepala daerah terdahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan hingga dapat dilanjutkan sampai saat ini.

Rapat paripurna istimewa tersebut ditutup dengan penyerahan tali asih non tunai kepada sembilan orang ahli waris pendiri Kabupaten Barito Kuala, yang diserahkan langsung oleh Bupati Barito Kuala didampingi Wakil Bupati serta pimpinan DPRD Kabupaten Barito Kuala.

(Adv)