JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Fans of Rhoma Irama dan Soneta Group (Forsa) Kalimantan Selatan, melakukan pelantikan pengurus di Gedung Wanita, Jalan Hasan Basry Banjarmasin, Senin malam (14/8/2023).
Ketua DPW Forsa Kalsel Hairunisa menyampaikan, pelantikan ini dalam rangka melanjutkan estafet kepengurusan dan menjalankan program kerja yang bakal disusun.
“Alhamdulillah pelantikan DPW berlangsung lancar, dan dihadiri Haji Rhoma Irama. Kami sangat senang dan bangga karena beliau mau hadir,” terangnya.
Ia menambahkan, pihaknya sudah memiliki 8 DPC di Kalsel, tersisa 3 daerah untuk dilakukan pembentukan.
Hairunisa menegaskan, pelantikan ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan DPP Forsa, yaitu menjaga kebersamaan dan membentuk ikatan batin sesama anggota.
“Setiap manusia pasti memiliki kekurangan, dan melalui kekurangan ini menjadi semangat kita untuk memperbaiki menjadi lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPP Forsa H. Kuswanto menyampaikan, pelantikan ini merupakan sesuatu yang penting dalam rangka menjalankan organisasi.
“Ini sebuah kewajiban yang harus kita jalankan,” jelasnya.
Ditambahkannya, pemimpin Forsa harus merujuk 4 ciri, yaitu amanah, mempunyai sifat tablig, memiliki kecerdasan dan kebijaksanaan, serta sidik.
“Jati diri Forsa yang harus dimiliki semua anggota yaitu bertakwa, beramal, berakhlak mulia, dan berloyalitas, ” jelasnya.
H. Kuswanto juga menambahkan, Forsa terus berupaya memberi nilai lebih kepada masyarakat, yaitu menjadi bagian dari aktivitas amar makruf nahi mungkar.
“Dengan membawa visi kepengurusan Forsa semakin Keren, kami berharap kepada seluruh pengurus untuk meluruskan niat, meningkatkan soliditas, dan sekuat tenaga bisa menghadirkan manfaat yang nyata di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Terpisah, Staf Ahli Gubernur Kalsel Sulkan menyampaikan, melalui muswil ini ia berharap memunculkan ide-ide cemerlang untuk kemajuan Forsa.
“Musik dangdut di Indonesia belum bisa menggeser raja dangdut, yaitu Rhoma Irama. Jutaan orang menjadi fansnya dan menjadi perantara lagu Rhoma Irama kepada penerus selanjutnya,” katanya.
Sulkan menegaskan, lagu dangdut bukan hanya sebuah lagu semata, tetapi ada nilai moral, sehingga dengan adanya Forsa ini, diharapkan menjadi wadah atau ruang untuk pencinta lagu dangdut.
“Pemprov Kalsel menaruh keperhatian besar kepada pecinta lagu dangdut. Terlihat kita terus menggelar event di Kalsel ini, kita membangkitkan kembali dunia seni,” pungkasnya.
(Adt)














