JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) selama dua tahun berturut-turut telah mendapat penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan kategori pratama, yang ditargetkan dapat meningkat di tahun depan.
Melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), siap melakukan berbagai upaya agar dapat menaikkan kategori penghargaan menjadi Madya.
Di antaranya membentuk tim percepatan pencapaian dan studi koperatif, yang dikawal langsung Sekretaris Daerah Ir. Zulkifli Yadi Nor, selaku Ketua Tim Gugus Tugas KLA.
“Untuk tahun 2023 nanti kita akan berbenah guna mengejar target mendapatkan predikat madya,” ungkap Kepala DP2KBP3A Hj. Harliani, saat ditemui awak media di ruang kerjanya,” Selasa (16/08/2022).
Menurutnya, hampir semua satuan kerja perangkat daerah, bahkan juga yang vertikal seperti Kementrian Agama juga ikut berperan, baik itu elemen masyarakat, bahkan media massa.
Selain itu, pemenuhan hak-hak anak dan perlindungan terus ditingkatkan, baik hak dasar, hingga fasilitas pendukung dan lainnya.
“Kecamatan juga berperan penting, hingga aparat desa, untuk mendukung progam ini. Harapannya ada partisipasi yang lebih aktif dan produktif lagi, baik lahir dari mereka,” tuturnya.
Apalagi tegas Harliani, desa merupakan ujung tombak untuk dapat memenuhi 32 hak anak, seperti hak anak mendapatkan pendidikan kasih sayang, akta kelahiran, perlindungan diskiriminatif, tidak melakukan kekerasan, hingga pemenuhan hak disabilitas.
“Paling utama, pendidikan yang harus dipenuhi oleh desa/kelurahan, dan banyak lagi, agar hak mereka terpenuhi dan terlindungi,” jelasnya.
Diketahui, penghargaan Kota/Kabupaten Layak Anak merupakan apresiasi dari Kementerian Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, yang diberikan berdasarkan hasil tinjauan langsung dan evaluasi setiap tahun pada semua daerah.
(Alibana)














