Pemkab Batola Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Alam

Batola Darurat Bencana
Kepala BPBD Batola Sumarno, S.Sos., M.M

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menetapkan status siaga darurat bencana alam 1×24 jam untuk menghadapi banjir, puting beliung, dan banjir rob (gelombang pasang), Sabtu (13/11/2021).

Menurut Kepala BPBD Batola Sumarno, S.Sos., M.M. saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan, penetapan status siaga tersebut merupakan langkah untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam yang tiba-tiba bisa terjadi.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Sampai saat ini sudah ada informasi kenaikan air dengan adanya intensitas hujan yang sudah sangat tinggi dan ada air pasang laut, Kemungkinan sewaktu-waktu bisa terjadi banjir di wilayah Batola,” ungkapnya.

Sumarno menguraikan, wilayah yang rentan terjadi musibah banjir rob hingga angin puting beliung, di antaranya yang berbatasan dengan laut, seperti Kecamatan Tamban, Tabunganen, dan Alalak.

“Sedangkan untuk daerah yang sering terjadi banjir akibat curah hujan yang tinggi, yakni Kecamatan Jejangkit, Alalak, Mandastana, dan Cerbon, sebab air datang bisa dari wilayah kabupaten lain,” ucapnya.

Saat ini BPBD Batola telah memberikan imbauan ke kecamatan hingga desa, serta menyosialisasikan ke masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati terhadap ancaman bencana, terlebih pada jaringan listrik yang ada di rumah, agar dapat diantisipasi ketika terjadi rendaman.

“Selain itu, persiapkan alat dan keperluan lain yang dibutuhkan, hingga personel dan relawan, serta instansi terkait juga telah kita koordinasikan,” tutupnya.

[feed_them_social cpt_id=57496]