JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin H. Ibnu Sina memimpin kegiatan ekspose dan penandatanganan nota kesepahaman pengembangan kawasan Kampung Ketupat dan Kota Lama, di Ruang Rapat Baiman, balai kota.
Program ini bekerja sama dengan tim juru.id dari Yogyakarta, dan pada tahun ini mengalokasikan anggaran untuk pembangunan fasilitas pendukung, seperti jembatan mengapung penghubung ke Kawasan Wisata Mandiri.
“Mudah-mudahan kawasan itu menjadi berkembang, kemudian menjadi tempat yang nyaman dengan suasana pinggir sungai, sehingga menjadi water front city di Banjarmasin,” ungkapnya usai kegiatan, Kamis (16/06/2022).
Adapun alasan penyerahan ke pengembang, mengingat Sumber Daya Manusia yang ada di Pemkot Banjarmasin dianggap belum tentu bisa mengelola, sehingga diserahkan kepada pihak profesional.
“Apabila dikelola pemerintah kota itu belum tentu semua bisa, karena pegawai kita ini kan tidak didesain untuk jadi pengusaha, bukan pula pedagang, apalagi pengelola kuliner,” beber H. Ibnu Sina.
“Kita hanya memfasilitasi, kemudian, memberikan kesempatan kepada dunia usaha,” lanjutnya.
Kemudian, H. Ibnu Sina berharap pembangunan kawasan itu dapat diresmikan pada saat peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin pada September mendatang, sekaligus berorientasi pada pemulihan ekonomi.
“InsyaAllah mudah-mudahan pas Hari Jadi Kota Banjarmasin bisa diresmikan,” harapnya.
Turut hadir pada kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin Dr. Machli Riyadi, S.H., M.H.
(Ahmad Ihsan/Achmad MT)














