Penerimaan PKB dan BBN-KB di Triwulan I Tahun 2022 Alami Peningkatan

Penerimaan PKB dan BBN
Kabid Pengelolaan Pajak Daerah Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalimantan Selatan Rusma Khazairin

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Berbagai terobosan dilakukan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalimantan Selatan, guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di bidang Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Hal ini terbukti dengan meningkatnya penerimaan PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) di Tahun 2022.

Kabid Pengelolaan Pajak Daerah Bakeuda Rusma Khazairin mengatakan, pada triwulan pertama pendapatan PKB mengalami kenaikan sekitar 24,30% dari target Rp805.710.000.000,00 (Rp195.747.821.507,000.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Sedangkan di 2021 lalu di triwulan yang sama, pendapatan PKB sekitar 23,35% dari target Rp753.000.000.000,00 (Rp175. 828. 426.740,00).

“Artinya, dibandingkan tahun lalu pada triwulan yang sama, terjadi peningkatan sekitar Rp20 miliar lebih,” jelas Rusma Khazairin.

Sementara itu, untuk pendapatan BBN-KB) di 2021 lalu dari target Rp542.000.000.000,00 terealisasi Rp94.569.277.237,00 (sekitar 17,45%).

Sedangkan di 2022 dari target Rp542.000.000.000,00 terealisasi Rp 151.785.259.200,00 (sekitar 28,00%).

“Artinya, dengan target yang sama, BBN-KB di tahun ini terjadi peningkatan,” papar Rusma.

Menurutnya, kondisi ini diperkirakan terjadi lantaran adanya kebijakan pemerintah pusat terkait pajak mobil yang mempengaruhi daya beli masyarakat.

“Selain itu, mungkin karena banyaknya pilihan jenis kendaraan baru, dan geliat perekonomian masyarakat yang mulai membaik pascapandemi,” katanya.

Rusma pun optimis semua target akan bisa tercapai, terlebih dengan adanya formasi baru, sehingga jajarannya terus bekerja keras untuk meningkatkan pendapatan di bidang kesamsatan.

(Saprian)

[feed_them_social cpt_id=57496]