Penggalangan Dana H2D Disorot Wakil Rakyat Kalsel

Penggalangan Dana H2D ke MK
Hasanuddin Murad, Anggota DPRD Kalsel

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA. – Pasca pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) 9 Desember lalu, sudah terlihat pasangan calon (paslon) yang memperoleh suara terbanyak, yakni pasangan H. Sahbirin Noor-H. Muhidin.

Meski begitu, proses pemilihan kepala daerah (pilkada) belum sepenuhnya usai, karena adanya rencana pengajuan gugatan sengketa pilkada ke Mahkamah Konsitusi (MK), oleh pasangan H. Denny Indrayana-Difriadi (H2D).

Menyikapi hal ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Hasanuddin Murad, menghargai keputusan tersebut. Namun, ia mengaku tak sepemikiran dengan gerakan penggalangan donasi yang dilakukan pasangan H2D. Karena dinilainya tidak tepat, lantaran dilakukan setelah berakhirnya tahapan kampanye pilkada.

“Saya nilai, langkah donasi pascapilkada ini tidak tepat. Dan itu lebih seperti mob politik,” jelas mantan Bupati Barito Kuala tersebut.

Bahkan tegasnya, aksi penggalangan itu berpotensi menaikkan suhu politik, di tengah kondusifnya kondisi masyarakat Kalsel.

“Ini bisa saja membuka luka para pendukung yang merasa kalah,” tegas Anggota Komisi III DPRD Kalsel tersebut.

Dengan adanya gugatan ke MK ini, Hasanuddin Murad berharap, keamanan di Kalsel dapat tetap terjaga, seperti pilkada dan pemilu sebelumnya.

Editor : Ahmad MT

[feed_them_social cpt_id=57496]