JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Adanya keluhan warga yang menilai proyek Peningkatan Kapasitas Sungai Veteran di Banjarmasin akan mempersempit sungai, dibantah Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III.
Kepala Satuan Kerja Nonvertikal Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Kalimantan III Ridwan Fauzi Rahman menyampaikan, sebelum proyek ini dilaksanakan, Sungai Veteran lebarnya hanya berkisar 2 sampai 3 meter.
“Kalau kita melihat sekitar tahun 2010an, kondisinya itu padat permukiman, dari situlah mulai ada rencana pembenahan, dari kondisi itu juga bisa kita lihat Sungai Veteran itu sempit sekali, masih bisa kita lihat dari jembatan-jembatan yang ada,” ungkapnya kepada para awak media di lokasi proyek, Kamis (8/5/2025).

Sedangkan proyek yang masuk dalam Program Nasional Urban Flood Resilience Project ini menurut Ridwan, Sungai Veteran akan dibuat lebar sampai 8 meter, dengan kedalaman 3 sampai 4 meter.
“Dengan desain yang direncanakan itu, bisa berfungsi sebagai pengendali banjir di lingkungan Veteran,” jelasnya.
Selain itu, juga akan dibangunkan pintu air dan pompa, guna mengatur air yang masuk ke kawasan Veteran.
Sementara terkait penimbunan tanah, Ridwan menjelaskan, bahwa itu merupakan salah satu metode untuk pembuatan jalan yang telah sesuai dengan rencana.
“Kanapa dibuat jalan, itu tentu sebagai akses masyarakat yang ada di sisi jalan,” bebernya.
Sementara untuk progres proyek Sungai Veteran tahap pertama ini, telah mencapai sekitar 25%.
“Kami telah melakukan pemancangan CCSP (corrugated concrete sheet pile) sepanjang 300 meter. Pekerjaan di rumah pompa juga sudah dimulai dengan pemancangan spun pile, baik di Sungai Gardu maupun Sungai Bilu,” tambah Pejabat Pembuat Komitmen Sungai dan Pantai I Anjas Karunia Ladika.
Diketahui, proyek ini terbagi menjadi 3 tahap, pertama mencakup ruas dari kawasan Tempekong hingga Simpang Ulin, tahap kedua dan ketiga akan melanjutkan pengerjaan hingga ke Sungai Gardu.
Pada tahap pertama, selain peningkatan kapasitas sungai, juga akan dibangun tiga pintu air, yakni pada ujung sungai di kawasan Taher Square, di tengah di kawasan Sungai Bilu, dan di ujung di kawasan Sungai Gardu. Proyek ini juga mencakup pembenahan jembatan di Jalan Simpang Ulin.
(Ih/Ahmad M)














