JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Upaya pencarian penumpang kapal yang dilaporkan menceburkan diri ke laut dari KM Rucitra, akhirnya membuahkan hasil. Setelah tiga hari dilakukan pencarian intensif, Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Ahad (28/12/2025).
Korban diketahui bernama Sumardi (44), warga Kabupaten Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin I Putu Sudayana menjelaskan, bahwa laporan awal diterima dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
“Pada malam pertama pencarian, tim menggunakan speedboat. Namun kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan jarak pandang terbatas, membuat pencarian belum membuahkan hasil,” ujar Putu saat ditemui di Pelabuhan Trisakti.
Pencarian kemudian dilanjutkan pada hari pertama dan kedua dengan melibatkan kapal Kapal Negara Laksmana, unsur TNI, Polri, KSOP, dan pihak perusahaan pelayaran. Area pencarian diperluas ke arah timur, namun korban belum berhasil ditemukan.
Memasuki hari ketiga, Tim SAR akhirnya menemukan jasad korban sekitar pukul 11.30 Wita di kawasan Pantai Batakan.
“Korban ternyata terbawa arus keluar dari area pencarian awal akibat angin barat dan arus laut yang cukup kuat. Jasad ditemukan sekitar 32 mil laut dari titik awal korban menceburkan diri,” jelas Putu.
Usai ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Putu memastikan identitas korban sesuai dengan penumpang yang dilaporkan hilang. Kepastian tersebut diperoleh dari kecocokan gelang penumpang yang dikenakan korban.
“Gelang penumpang yang ditemukan pada jasad sama dengan data penumpang KM Rucitra,” tutupnya.
(Api/Ahmad M)














