Penyaluran KUR Kalsel Tembus Rp 4,17 Triliun, Banjarmasin Tertinggi — BRI Kuasai 68 Persen Porsi Kredit

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Kalimantan Selatan hingga Oktober 2025 telah mencapai Rp 4,17 triliun atau 73,24 persen dari target tahunan sebesar Rp 5,69 triliun. Pembiayaan tersebut diberikan kepada 69.009 debitur pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh kabupaten/kota se-Kalsel.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalsel, Catur Ariyanto Widodo, mengungkapkan bahwa capaian ini menempatkan Kalimantan Selatan sebagai peringkat 1 penyaluran KUR se-Kalimantan dan peringkat 14 secara nasional.

“Sektor pertanian menjadi penyerap terbesar dengan realisasi Rp 1,69 triliun atau 40,46 persen kepada 31.836 debitur,” ujar Catur. Ia menegaskan, dominasi sektor pertanian menunjukkan pentingnya pembiayaan KUR dalam meningkatkan produktivitas petani serta memperkuat daya saing komoditas lokal.

KUR Mikro Mendominasi

Skema KUR Mikro tercatat menjadi yang paling banyak disalurkan, yakni Rp 3,10 triliun atau 74,33 persen kepada 64.349 debitur.

Banjarmasin Jadi Daerah Tertinggi Penyerap KUR

Berdasarkan lokasi penyaluran, berikut daerah dengan realisasi tertinggi:

1. Kota Banjarmasin: Rp 885,42 miliar (11.541 debitur)

2. Kabupaten Tanah Bumbu : Rp 497,99 miliar (6.126 debitur)

3. Kabupaten Tanah Laut : Rp 421,45 miliar (6.843 debitur)

Tingginya serapan di wilayah tersebut menunjukkan konsentrasi pelaku UMKM yang besar di kawasan perkotaan dan sentra ekonomi pesisir.

BRI Kuasai 68 Persen Penyaluran KUR Kalsel

Penyaluran KUR di Kalsel masih didominasi tiga bank:

BRI: Rp 2,87 triliun (57.805 debitur) – porsi terbesar, sekitar 68 persen

Bank Mandiri : Rp 526,05 miliar (5.194 debitur)

Bank Kalsel : Rp 350,28 miliar (2.990 debitur)

Catur menegaskan, DJPb Kalsel berkomitmen terus mengawal penyaluran KUR agar tepat sasaran, produktif, dan mampu mendorong UMKM naik kelas serta memperkuat ekonomi daerah hingga akar rumput.

Pembiayaan UMi Terus Meningkat

Selain KUR, penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Kalsel hingga 31 Oktober 2025 juga menunjukkan tren positif. Total pembiayaan UMi mencapai Rp 56,52 miliar dan telah disalurkan kepada 11.143 debitur.

Penyaluran UMi dilakukan oleh empat Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB):

PNM

Pegadaian

BAV

KJP Cipta Prima Sejahtera

Keempat lembaga ini berperan penting menjangkau pelaku usaha ultra mikro yang belum bankable dan belum memiliki akses pembiayaan melalui perbankan.