JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Ditaksir memerlukan ratusan juta rupiah untuk merehab bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebun Bunga 9 yang ikut terbakar, pada peristiwa amukan jago merah, di Jalan Pandu 1 Dalam, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, Selasa (20/04/2021).
Dari pantauan di lokasi kebakaran, setidaknya terdapat tiga ruangan yang rusak akibat api tersebut, yakni dua ruang kelas dan satu ruangan musala.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi mengutarakan, kemungkinan diperlukan Rp900 Juta untuk dapat memulihkan kerusakan tersebut.
“Diperkirakan bakal memakan Rp400 juta untuk satu lokal (ruangan). Jadi kalau diperkirakan perlu Rp900 juta agar bisa memulihkan semua, termasuk fasilitas belajar yang rusak,” ungkapnya saat ditemui para awak media, belum lama tadi, di lokasi kebakaran.
Sementara untuk realisasi perbaikan sekolah tersebut, dinilai memerlukan waktu lama, sehingga pihaknya akan mencoba melakukan penyesuaian dana di anggaran perubahan untuk melakukan perbaikan.
“Jelas, bantuan akan ada, karena ini bencana yang harus kita tanggulangi. Secepatnya kami akan laporkan secara tertulis kepada atasan. Melihat kondisinya saja rusak berat, ini tidak bisa difungsikan sebagai ruang belajar,” paparnya.
Kerusakan ini dinilainya tidak akan berpengaruh terhadadap proses pembelajaran tatap muka, yang rencananya dimulai Juli ini, di tahun ajaran baru 2021/2022.
“InsyaAllah tidak pengaruh, karena masih ada banyak ruang kelas lain yang masih bisa dipakai untuk belajar nanti. Kapasitas siswa yang hadir juga cuma 50 persennya saja,” tutupnya.
Editor : Ahmad MT














