Pesantren Rasyidiah Khalidiyah Amuntai Diserbu Antusias Santri, Bank Kalsel Gencarkan Literasi Keuangan

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dan Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, Saat Kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Ponpes Rasyidiah Khalidiyah Amuntai, (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pondok Pesantren Rasyidiah Khalidiyah Amuntai mendadak ramai pada Kamis (8/1/2026). Ratusan santri dan santriwati mengikuti kegiatan literasi dan inklusi keuangan yang digelar Bank Kalsel sebagai upaya memperkuat pemahaman keuangan di kalangan generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan berbasis pesantren.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Bank Kalsel dengan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dan dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin, Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Normal Islam Putra (NIPA) Rasyidiah Khalidiyah Amuntai H. Alfianor, Ketua STIQ H. Abd Hasib Salim, tujuh orang guru, serta 140 santri dan santriwati yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan interaktif. Para santri mendapatkan pemaparan materi seputar literasi keuangan, pentingnya menabung sejak dini, pengelolaan keuangan yang bijak, hingga sesi diskusi dan tanya jawab yang mendorong partisipasi aktif peserta.

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Supian HK, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Bank Kalsel dalam menghadirkan edukasi keuangan langsung ke lingkungan pesantren.

“Literasi keuangan merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang mandiri dan bertanggung jawab. Saya mengapresiasi Bank Kalsel yang tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga hadir memberikan edukasi nyata bagi masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren,” ujar Supian.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menegaskan bahwa literasi dan inklusi keuangan di lingkungan pesantren memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran finansial generasi penerus daerah.

“Santri dan santriwati merupakan generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman keuangan sejak dini. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka mampu mengelola keuangan secara bijak, memahami pentingnya menabung, serta memanfaatkan produk Tabungan Simpel iB bagi pelajar dan layanan perbankan secara aman dan bertanggung jawab,” jelas Fachrudin.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap penguatan budaya menabung sejak usia sekolah, Bank Kalsel juga melaksanakan pembukaan rekening Tabungan Simpel iB bagi 140 santri dan santriwati MAS NIPA Rasyidiah Khalidiyah Amuntai. Penyerahan rekening dilakukan secara simbolis oleh Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK kepada Kepala MAS NIPA H. Alfianor.

(Sumber : Bank Kalsel)

[feed_them_social cpt_id=57496]