Polda Kalsel Rangkul Dua Parpol di Ramadan, Perkuat Soliditas Jaga Sitkamtibmas Jelang Pemilu 2029

Suasana Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Dit Intelkam dan DPW Partai Gerakan Rakyat Kalsel, DPW Gema Bangsa, (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dalam semangat Ramadan 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melalui Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) menggelar silaturrahmi dan buka puasa bersama dengan dua partai politik, yakni DPW Partai Gerakan Rakyat Kalimantan Selatan dan DPW Partai Gerakan Mandiri Bangsa (GEMA Bangsa) Kalimantan Selatan, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Banjarmasin ini dihadiri sekitar 100 peserta. Hadir dalam kesempatan tersebut Kasubdit Politik Dit Intelkam Polda Kalsel, Dr. Soetrijono, Sp.MM, Ketua DPW Partai Gerakan Mandiri Bangsa Kalsel Mimin, S.Sos beserta jajaran kader, para kader Partai Gerakan Rakyat Kalsel, serta anggota Unit II Subdit Politik Dit Intelkam Polda Kalsel.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Selain buka puasa dan doa bersama, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembagian paket sembako Ramadan kepada para kader kedua partai yang hadir.

Momentum silaturrahmi ini menjadi wadah strategis untuk mempererat komunikasi, memperkuat sinergi, serta membangun komitmen bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, perwakilan Dit Intelkam Polda Kalsel menegaskan pentingnya komunikasi yang konstruktif antara aparat keamanan dan partai politik sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas daerah, terlebih menjelang dinamika politik nasional menuju Pemilu 2029.

“Silaturrahmi menjadi sarana efektif membangun kepercayaan serta mencegah potensi kesalahpahaman dalam dinamika politik yang berkembang,” ujarnya.

Partai Gerakan Rakyat Kalsel diketahui merupakan bagian dari partai politik baru yang lahir sebagai respons atas dinamika politik nasional pasca Pemilu 2024 dan proyeksi kontestasi Pemilu 2029.

Partai ini memposisikan diri sebagai wadah perjuangan politik yang menitikberatkan pada perubahan tata kelola pemerintahan, penguatan demokrasi substantif, serta pembelaan aspirasi masyarakat yang menghendaki kepemimpinan nasional berbasis integritas dan kapasitas.

Partai tersebut juga menyatakan dukungan terhadap Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2029.

Sementara itu, Partai Gerakan Mandiri Bangsa (GEMA Bangsa) resmi dideklarasikan pada 17 Januari 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Partai ini mengusung tiga visi besar, yakni Indonesia Mandiri, Desentralisasi Politik, dan Indonesia Reborn sebagai arah perjuangan politik nasional.

Secara strategis, GEMA Bangsa memposisikan diri sebagai partai modern, terbuka, dan inklusif yang berkomitmen menjawab kegelisahan publik terhadap praktik politik transaksional dan dominasi kekuatan oligarkis.

Melalui kegiatan silaturrahmi dan buka puasa bersama ini, seluruh pihak berharap terjalin hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan partai politik.

Dengan demikian, proses pendidikan politik, konsolidasi organisasi, serta aktivitas sosial kemasyarakatan dapat berjalan dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif di Kalimantan Selatan.

Sinergi Ramadan ini menjadi sinyal kuat bahwa stabilitas daerah adalah tanggung jawab bersama, demi terciptanya iklim demokrasi yang sehat dan bermartabat menuju 2029.

(Ian)

[feed_them_social cpt_id=57496]