Program Ramadan Libatkan Ribuan Ibu, Puluhan Ribu Paket Buka Puasa Dibagikan di Berbagai Daerah

(Kiri ke kanan): Dyan Garnet PS (Direktur Industri Makanan, Hasil Laut dan Perikanan), Ronald Unadi (Director of Marketing PT Sinar Sosro Gunung Slamat), dan Wida Septarina (Ketua Yayasan Lumbung Pangan Indonesia/Co-Founder FOI)

JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Ramadan selalu menghadirkan cerita tentang kebersamaan yang tumbuh dari hal-hal sederhana. Di dapur-dapur masjid, dari tangan para ibu, kehangatan itu dimasak perlahan—lalu dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Tahun ini, program berbagi Ramadan yang digagas Teh Celup Sosro kembali digelar dengan jangkauan lebih luas. Kegiatan yang berlangsung sejak 21 Februari hingga 15 Maret 2026 ini menjangkau 26 kota dan kabupaten di enam provinsi, dengan melibatkan 186 masjid sebagai pusat kegiatan.

Berkolaborasi dengan organisasi sosial FoodBank of Indonesia (FOI), program ini menyalurkan sekitar 60.000 paket hidangan berbuka puasa, lengkap dengan minuman hangat, kepada masyarakat.

Yang menarik, program ini turut menggerakkan lebih dari 2.000 ibu relawan. Mereka terlibat sejak proses memasak hingga distribusi makanan, menghadirkan hidangan khas daerah masing-masing di dapur-dapur komunitas.

Brand Manager Teh Celup Sosro, Indi Raisa Girsang, mengatakan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dijalankan sebelumnya.

“Ramadan menjadi momen penting untuk berbagi. Kami ingin menghadirkan kehangatan kebersamaan melalui kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Peran para ibu menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Di balik ribuan paket makanan yang dibagikan, terdapat kerja kolektif yang tidak hanya soal memasak, tetapi juga menjaga nilai kebersamaan di lingkungan sekitar.

Salah satu relawan, Dwi Hidayati, mengaku kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar menyiapkan makanan.

“Yang kami bagikan bukan hanya hidangan berbuka, tapi juga kepedulian dan rasa kebersamaan,” katanya.

Senada, Ketua Yayasan Lumbung Pangan Indonesia, Wida Septarina, menyebut kolaborasi ini turut memperkuat gerakan dapur komunitas di berbagai daerah.

Menurutnya, selain membantu masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam aksi berbagi selama Ramadan.

Program ini diharapkan tidak hanya menghadirkan bantuan sesaat, tetapi juga mendorong tumbuhnya solidaritas sosial di tengah masyarakat, terutama selama bulan suci. (Viz)