Puncak Peringatan Harjad ke-496 Banjarmasin Ditunda, Ini Rangkaiannya

Wali Kota (tengah kiri) saat melakukan prees conference

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Peringatan Hari Jadi ke-496 Kota Banjarmasin yang bertepatan pada tanggal 24 September tahun 2022 ini, puncak peringatannya diundur menjadi tanggal 28 September, untuk menyesuaikan jadwal rangkaian kegiatan lainnya.

Wali Kota Ibnu Sina menjelaskan, pergeseran itu dilaksanakan untuk menggabungkan banyaknya agenda kegiatan yang digelar.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Teknisnya agar sinkron dengan kegiatan Rakerwil Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) Regional Kalimantan dan momentum lainnya,” ungkapnya saat Konferensi Pers, Jumat, (23/09/22) sore.

Adapun Rakerwil tersebut akan diadakan pada 27 sampai 29 September 2022, kemudian ada Banjarmasin Ekspo di Menara Pandang pada 28 September sampai 2 Oktober, dilanjutkan Kemilau Banjarmasin Bungas (Jukung Hias Tanglong) pada 28 September, Banjarmasin Sasirangan Festival pada 27 September sampai 01 Oktober, dan terakhir Festival Anggrek Seribu Sungai pada 29 September.

“Kita juga laksanakan salat hajat berjamaah di Masjid Nurul Amilin Haur Kuning, yakni masjid tertua ketiga di Banjarmasin,” tambah Ibnu.

Tak hanya itu, pada tanggal 26 September 2022, bakal dilaksanakan ziarah ke makam Sultan Suriansyah.

Di konferensi pers ini juga disampaikan perkembangan Pembangunan Kawasan Kampung Ketupat di Sungai Baru, yang sudah hampir selesai.

Kemudian, Wali Kota mengungkapkan alasan mengapa pihaknya mendesak pengembangan kawasan Kampung Ketupat serta RK3 Kelayan Barat, yaitu untuk pemulihan ekonomi.

“Pengembangan kawasan kampung Ketupat dan RK3 Kelayan Barat ini sengaja kita angkat, karena ini adalah salah satu upaya kita untuk mempercepat pemulihan ekonomi, di samping juga penataan kawasan kumuh,” tegasnya.

“Kawasan Kampung Ketupat ini ada 8 Visi Misi Banjarmasin Baiman yang bisa kita wujudkan, karena ini termasuk janji kampanye dan program prioritas,” sambung Ibnu.

Lalu, ia pun menjelaskan, kawasan tersebut nantinya akan dikembangkan dalam program smartcity dan teknologi digital untuk layanan publik ketika bertransaksi.

[feed_them_social cpt_id=57496]