JURNALKALIMANTAN.COM, BANDUNG – Regenerasi atlet nasional dilakukan Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) lewat gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi 2024.
Tahun ini, pertandingan digelar dari tanggal 1-4 Agustus 2024, di GOR Saparua, Bandung, Jawa Barat, dengan tajuk ‘Kejurnas Angkat Besi Youth U15 – U17 Pupuk Indonesia 2024.
Menggandeng PT Pupuk Indonesia yang merupakan salah satu perusahaan BUMN, perhelatan tersebut memasuki yang ketiga kalinya sejak mulai digelar di tahun 2022.
Total ada 123 atlet yang bertanding, dari 31 Pengurus Provinsi, Pengurus Kota, Pengurus Kabupaten, serta klub angkat besi dari seluruh Indonesia.
Mereka terbagi dalam 12 kelas remaja putra dan putri, di antaranya kelas 40 kilogram, 45 kilogram, 49 kilogram untuk putri, dan kelas 49 kilogram, 55 kilogram, dan 61 kilogram untuk putra.
Ketua Panitia Penyelenggara Kejurnas Angkat Besi 2024, Hadi Wihardja OLY, menyebut bahwa pertandingan juga diikuti oleh atlet dari Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Pegunungan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pupuk Indonesia, yang selalu berkontribusi untuk kemajuan olahraga angkat besi di Indonesia,” tuturnya seperti dilansir dari detikSport.
Sekretaris Jenderal PB PABSI, Djoko Pramono, menyampaikan apresiasinya kepada PT Pupuk Indonesia Grup yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut untuk menghasilkan bibit potensial dari cabang olahraga angkat besi.
“Kejurnas adalah bagian pembinaan jangka panjang yang memerlukan pendekatan khusus untuk menjalin talenta muda lewat pemanfaatan sport science yang terukur,” jelas Djoko.
Atensi tiap daerah untuk menciptakan atlet muda potensial di cabang olahraga itu diakuinya semakin tinggi yang ditandai dengan kontingen dari hampir seluruh wilayah di Indonesia.
Sementara itu, Direktur SDM PT Pupuk Indonesia, Tina T. Kemala Intan, menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada penyediaan layanan dan produk agro input berkualitas tapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk di bidang keolahragaan.
“Prestasi anak bangsa merupakan tanggung jawab semua pihak. Pupuk Indonesia sebagai bagian dari BUMN tentu saja mendukung regenerasi lifter atau atlet angkat besi,” jelas Tina.
(Viz)














