Reses Tanbu – Kotabaru, Unik & Penuh Tantangan

Anggota DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi serahkan sembako dan alat protokol kesehatan dalam setiap reses nya

JURNALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Anggota DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, akhirnya menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan reses yang digelar selama 8 hari di 16 titik di sejumlah desa/kelurahan di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.

“Sepanjang perjalanan yang dilalui mulai dari titik pertama sampai terakhir kami bersama rombongan justru mendapat tantangan dan keunikan tersendiri,” ungkapnya usai menyelesaikan reses terakhir di Desa Sarang Tiung,belum lama tadi.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Saya bangga dengan penduduk yang tinggal di Desa Maju Sejahtera, di Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, yang mayoritas beragama Hindu. Mereka menanamkan rasa kekeluargaan, menjunjung tinggi toleransi terhadap agama lain disekitarnya.

“Inilah yang harus kita contoh bersatu kita pasti kuat. Kebudayaan di Kalsel tak hanya menggambarkan hal-hal lainnya. Melainkan, keunikan menjunjung tinggi toleransi antar agama terlihat disana,” ucap Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel ini.

Sepanjang perjalanan reses,banyak menjumpai warga yang cukup ramah serta antusias dalam mengikuti kegiatan reses tersebut.

“Alhamdulillah, seluruh warga yang kami datangi semuanya semangat meski dalam kondisi pandemi yang masih membatasi,” ujar Paman Yani (sapaan akrabnya).

Meski akses jalan yang sering dijumpai adalah hutan dan perkebunan. Namun, upaya melelahkan tersebut hilang setelah melihat warga yang dikunjunginya semangat dalam mengikuti setiap kegiatan.

“Baik yang berada di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru sama saja, perkebunan dan pegunungan yang indah. Seluruhnya telah terbayarkan dengan antusias mereka dan tak lupa menyampaikan aspirasi,” jelas anggota legislatif dari Dapil VI yang juga duduk di Komisi DPRD Kalsel.

Bahkan, Yani Helmi menceritakan, hal unik yang sempat ia temui adalah disaat menghadiri acara perkawinan di Desa Tirawan yang dilakukan secara dadakan bahkan kedua mempelai meminta foto bersama. 

“Padahal itu sedikit lagi kami sampai ke tempat reses yang di tuju . Tiba-tiba mobil terhenti karena warga meminta untuk saya hadir di acaranya dan langsung memberikan sambutan tidak lupa pula mengucapkan terima kasih banyak kepada mereka,”tutupnya.

(Yunn)

[feed_them_social cpt_id=57496]