JURNALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Setelah terlaksananya ritual adat Balian pada Senin (25/3) lalu di Balai Basarah Hindu Kaharingan Kuala Kapuas, rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Jadi (Harjad) ke-218 Kota Kuala Kapuas dan HUT ke-73 Pemerintah Kabupaten Kapuas Tahun 2024 dilanjutkan dengan ritual Mamapas Lewu.
Ritual berlangsung di hampir seluruh jalan Kota Kuala Kapuas, Rabu (27/03) pagi.
Pelepasan rombongan ritual Mamapas Lewu kali ini dilakukan di Balai Basarah Hindu Kaharingan Kuala Kapuas, yang terdiri dari para basir yang bertugas untuk membacakan doa-doa selama ritual berlangsung, organisasi kepemudaan suku dayak, para damang, mantir adat, dan undangan lainnya.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Keolahragaan (Disparbudpora) Kabupaten Kapuas yang juga Wakil Ketua Acara Pelaksanaan Ritual Adat Balian dan Ritual Mamapas Lewu, Ivan Yulius, mengatakan kegiatan ini adalah puncak dari rangkaian yang digelar dari Senin (25/3) lalu.
“Saya berharap seluruh acara yang kita lakukan pada hari ini dapat berjalan lancar dan dapat berjalan dengan baik dan sukses sesuai ridho dari Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ia mengatakan ritual Mamapas Lewu bertujuan untuk membersihkan kawasan yang ada di Kota Kuala Kapuas dari marabahaya dan penyakit yang biasa disebut dengan tolak bala.
Rute ritual Mamapas Lewu dimulai dari Rumah Jabatan Bupati Kapuas, dilanjutkan ke Kantor Dinas Pendidikan – Kantor Bappelitbangda – Kantor DPRD.
Diteruskan ke Rujab Wakil Bupati Kapuas – Rujab Ketua DPRD Kapuas – Kantor Inspektorat – Kodim 1011/Klk – Kantor PDAM Kuala Kapuas – Rujab Sekda Kapuas – Polres Kapuas, kemudian Kantor Bupati Kapuas – Huma Betang Sei Pasah Kapuas Hilir – dan berakhir di Disparbudpora Kapuas. (hmskmf)














