JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Jelang pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul ke-19 tahun 2024, jemaah dari berbagai daerah mulai ramai melintasi jalan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Salah seorang jemaah berasal dari Samarinda Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Mukhlis bersama rekannya, berangkat pada Kamis malam (11/01/2024) menggunakan kendaraan roda dua.
“Sempat singgah di Jaro, kemudian melanjutkan perjalanan. Alhamdulillah banyak rest area dan selalu disambut dengan baik oleh para relawan,” ungkapnya saat beristirahat di rest area Mesjid Agung Barabai.
Mukhlis mengaku tidak mengalami kemacetan ataupun hambatan sepanjang perjalanan.
“Tidak ada hambatan meski di jalanan cukup ramai,” akunya.
Rest area atau posko pelayanan juga turut ramai dikunjungi para jemaah, tak terkecuali di posko Mesjid Agung Riadushalihin yang didirikan secara swadaya oleh masyarakat. Posko ini menyediakan tempat untuk istirahat, ngopi, nyemil dan juga makan berat.
Salah seorang relawan posko Mesjid Agung Riadushalihin, Ismail mengungkapkan, untuk ketersediaan logistik bersumber dari sumbangan para relawan begitu juga dengan tenaga relawan di posko tersebut.
“Untuk pengadaan bahan-bahan (logistik) dan pelayanan di sini dari swadaya masyarakat, sumbangan masyarakat secara sukarela,” katanya.
Adapun jamaah yang singgah mayoritas dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim), seperti Tenggarong, Sangatta dan Samarinda.
“Juga jemaah dari Kabupaten tetangga yakni Balangan dan Tabalong,” jelasnya
Dalam pantauan media Jurnal Kalimantan, Pada posko layanan haul tersebut juga terdapat posko layanan kesehatan dari Dinas Kesehatan, para jemaah bisa sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan.
Jemaah yang sudah memulai maupun yang akan berangkat ke Haul Guru Sekumpul diharapkan untuk senantiasa mempersiapkan fisik, dan selalu berhati-hati dalam perjalanan, serta selalu beristirahat di rest area yang didirikan para relawan. (Rz)














