Sekdaprov Kalsel Dampingi Menteri PU Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat

Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin Mendampingi Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo Saat Meninjau Sejumlah Kawasan Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat, (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Muhammad Syarifuddin mendampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo meninjau sejumlah kawasan rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kalimantan Selatan, Jumat (9/1/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dijadwalkan melaksanakan launching sekaligus ground breaking pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Berdasarkan laporan Kementerian PU, pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan mencakup tiga lokasi, yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Tanah Bumbu, dengan total nilai kontrak mencapai Rp700 miliar.

Kementerian PU telah memulai pembangunan Sekolah Rakyat tahap II sejak November 2025 secara serentak di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Selatan. Proyek ini ditargetkan rampung pada Juli 2026 sehingga dapat digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Di Kalimantan Selatan, salah satu lokasi pembangunan Sekolah Rakyat berada di Kota Banjarbaru dengan kapasitas hingga 1.000 siswa. Selain itu, pembangunan juga direncanakan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), yang sebelumnya telah ditinjau Kementerian PU bersama Bupati setempat pada Juni 2025.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari pelaksanaan Visi dan Arah Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto, yakni pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.

“Sekolah Rakyat ini kita siapkan dengan konsep boarding school. Untuk sekitar 3.000 murid, seluruh fasilitas disediakan, mulai dari tempat belajar, tempat tinggal, hingga tempat makan. Tugas Kementerian PU adalah membangun fisiknya,” ujar Dody.

Ia menegaskan bahwa penyelesaian pembangunan ditargetkan paling lambat 30 Juni 2026 agar sekolah dapat langsung beroperasi pada awal tahun ajaran baru. Secara nasional, ditargetkan sebanyak lebih dari 100 Sekolah Rakyat siap digunakan sesuai jadwal.

Sekolah Rakyat merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, dengan membuka akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat dari kelompok ekonomi terbawah atau Desil 1 dan 2.

Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat yang akan segera diluncurkan.

Presiden RI Prabowo Subianto juga dijadwalkan hadir langsung dalam agenda peluncuran pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri PU didampingi Sekdaprov Kalsel Muhammad Syarifuddin, Kepala BWS Kalimantan III, Kepala BPJN Kalimantan Selatan, Kepala Balai Jasa Konstruksi, Kepala Balai Rawa, Kepala BPPW Kalimantan Selatan, Kepala Dinas PUPR Kalsel M. Yasin Toyib, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, serta jajaran terkait lainnya.

“Hari ini kita meninjau persiapan launching pembangunan Sekolah Rakyat di Banjarbaru. Saat peresmian nanti, secara nasional sudah ada 166 Sekolah Rakyat yang beroperasi,” ujar Dody.

Ia menjelaskan, lokasi Sekolah Rakyat di Banjarbaru merupakan pembangunan baru di atas lahan seluas 9,8 hektare. Sementara di Kalimantan Selatan, pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan di tiga titik, yakni Banjarbaru, Barito Kuala, dan Tanah Bumbu.

“Kapasitas Sekolah Rakyat ini bisa menampung hingga 3.000 murid. Konsepnya boarding school, sehingga semua fasilitas kita siapkan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel Muhammad Syarifuddin menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.

“Direncanakan ada tiga Sekolah Rakyat yang dibangun di Kalimantan Selatan, yakni di Banjarbaru, Tanah Bumbu, dan Barito Kuala,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden RI direncanakan akan melakukan kunjungan ke Banjarbaru dalam waktu dekat terkait pembangunan Sekolah Rakyat.

“Kemungkinan hari Senin ini Pak Presiden akan melakukan kunjungan dalam rangka pembangunan Sekolah Rakyat di Banjarbaru,” tambahnya.

Sekdaprov menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat sesuai kewenangan yang dimiliki.

“Yang jelas, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap mendukung dan menyediakan fasilitas yang diperlukan,” pungkasnya.

Usai meninjau kawasan rencana pembangunan Sekolah Rakyat, Menteri PU Dody Hanggodo bertolak kembali ke Jakarta pada Jumat sore dan dilepas Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman di Bandara Syamsuddin Noor.

(Sumber : Adpim)

[feed_them_social cpt_id=57496]