Selama Nataru 2022 di Tanbu, Pemkab Jamin Ketersediaan Bapok

JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH BUMBU – Selama Natal dan Tahun Baru 2022 di Tanah Bumbu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menjamin ketersediaan Bahan pokok (Bapok).

Ketersedian itu, diungkapkan Kabid Perdagangan Disdagri Tanbu H. Ahmad Heriansyah. Ia mengatakan, jaminan itu setelah pihaknya bersama Tim Satgas Ketahanan Pangan Tanbu melakukan pemantauan bapok dan bapokting ke beberapa Gudang Distributor besar yaitu PT. Bintang Sinar Jaya, PT. Kalimas Kharisma dan PT. Borneo Jaya Distribusindo.

Ia menerangkan, ketiga gudang tersebut menyatakan stok aman dan harga tidak mengalami kenaikan signifikan.

“Hasilnya ketersedian bahan pokok dalam kondisi aman karena para distributor sudah beberapa minggu yang lalu melakukan penambahan stok dalam persiapan Nataru 2022 seperti juga tahun-tahun sebelumnya,” katanya saat memantau pada Jumat (24/12/2021) lalu.

Ia memaparkan, walau ada beberapa merk minyak goreng yang mengalami penurunan stok, namun masih bisa ditutupi dengan minyak goreng merk lainnya. Di mana, diketahui ketersediaan minyak goreng secara nasional tengah mengalami kendala.

Menurutnya, untuk bahan komoditi vital lain, seperti beras, gula, tepung dan lainya masih aman bahkan ketersediaannya berlebih dari beberapa bulan lalu.

Disamping itu, pihaknya melakukan pemantauan di gudang distributor, Tim Satgas Ketahanan Pangan Tanbu juga melakukan monitoring harga bapok dan bapokting di pasar-pasar tradisional belum lama tadi.

Dikatakan, ada beberapa bapok terjadi kenaikan harga seperti minyak goreng bimoli dari harga Rp.20.000/ltr menjadi Rp.23.000/ ltr

Selanjutnya ialah minyak curah dari harga Rp.17.500/ltr menjadi Rp.18.000/ltr, cabe merah kriting dari harga Rp.80.000/kg menjadi Rp.85.000/kg, cabe rawit merah dan cabe taji dari harga Rp.100.000/kg menjadi Rp.130.000/kg.

Kemudian, Bawang merah dari harga Rp.20.000/kg naik menjadi Rp.25.000/kg.

(Agus)