Sinergi Pemkab Batola dan BPOM Tingkatkan Kualitas Produk UMKM

Pemkab Batola dan BPOM

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala (Batola) menjalin sinergi dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Banjarmasin, yang ditandai penandatanganan perjanjian keja sama.

Kepala BBPOM di Banjarmasin Leonard Duma menyampaikan, nota kesepahaman ini ia harapkan bisa memperkuat kebersamaan yang baik dalam meningkatkan efektivitas pengawasan obat dan makanan.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Selain itu menurutnya, upaya ini untuk mendukung implementasi Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2017 tentang Obat, Bahan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, Zat Adiktif, Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, Kosmetik, dan Pangan Olahan menjadi tanggung jawab BPOM terkait pengawasan.

Sehingga selanjutnya, pihaknya ikut terlibat dalam pembinaan pelaku usaha, baik pengawasan dan tindak lanjut dalam pengawasan.

“Izin usaha obat makanan tingkat kabupaten dikeluarkan oleh pihak kabupaten, karena itulah kita perlu sinergisitas yang baik, agar banyak pelaku usaha terkait obat dan makanan di Batola bisa berkembang,” urai Leonard, saat hadir di Aula Mufakat Kantor Bupati Batola, Rabu (14/07/2021).

Ditambahkannya, pelaku usaha yang sudah mendapat izin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Batola, bisa mendapatkan izin dari BPOM, dengan terlebih dahulu mengikuti penyuluhan bersama Dinas Kesehatan.

“Contoh sederhana untuk mendapatkan izin BPOM, yakni terdapatnya rumah produksi yang terpisah dengan dapur rumah tangga. Hal ini yang masih belum dipahami banyak pelaku usaha dan perlu kita berikan pendampingan. Kita memiliki fasilitator yang siap mendampingi bahkan mendatangi tempat pelaku usaha,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Hj. Noormiliyani A.S. menyambut baik dengan adanya kerja sama ini, terlebih selaras dengan program Pemkab Batola yakni Satu Desa Satu Produk.

“Kerja sama ini penting dalam peningkatan mutu keamanan makanan dan kesadaran dalam memilih makanan serta obat yang aman dan berkhasiat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Bupati juga meminta adanya pengawasan jajanan di sekolah-sekolah, toko-toko, industri rumah tangga, dan UMKM yang memproduksi makanan dan obat, agar produk yang dihasilkan dapat bersaing dan layak konsumsi. Bupati juga menyampaikan, bahwa dari makanan yang sehat akan diperoleh gizi yang baik bagi masyarakat.

“Pada kesempatan ini saya ucapkan pula selamat kepada sekolah-sekolah yang mendapatkan piagam bintang keamanan pangan di kantin sekolah. Semoga bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain,” tutup kepala daerah perempuan pertama di Kalimantan Selatan tersebut.

Sekolah-sekolah yang mendapat bintang tersebut antara lain SDN Marabahan 1, SDN Marabahan 2, SDN Semangat Dalam 2, SDN Handil Bakti, SMPN 3 Marabahan, dan SMAN 1 Marabahan.

Sekolah-sekolah ini berkesempatan maju bersaing di tingkat nasional untuk mendapat bintang keamanan pangan kantin sekolah tingkat nasional, guna mengharumkan nama Batola.

(Alibana/AhmadMT)

[feed_them_social cpt_id=57496]