JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Penjabat Bupati Barito Timur, Indra Gunawan, SE., MPA., menjalani evaluasi kinerja Triwulan I periode Oktober–Desember 2024 di Jakarta pada Selasa (14/1/2025). Dalam pemaparannya, ia menegaskan sejumlah capaian penting yang berhasil dicapai Pemerintah Kabupaten Barito Timur, mulai dari penurunan stunting, pengendalian inflasi, hingga peningkatan layanan publik berbasis digital.
Salah satu capaian terbesar adalah penurunan angka stunting yang cukup signifikan. Jumlah kasus stunting menurun dari 417 kasus (Juli 2024) menjadi 324 kasus (Desember 2024). Prevalensinya juga turun dari 21,7% menjadi 16,05%.
Program Telasting (Telur ASN untuk Stunting), MAMUGI (Makanan Murah dan Bergizi), serta optimalisasi peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) menjadi penggerak utama penurunan tersebut.
Kemudian Barito Timur juga mencatat penurunan penduduk miskin ekstrem dari 3.247 jiwa pada 2023 menjadi 2.863 jiwa pada 2024. Upaya ini didukung oleh program pemberdayaan masyarakat, bantuan sosial, serta pelatihan keterampilan yang bersumber dari APBN, APBD, dan Dana Desa.
Selain itu inflasi tercatat naik sebesar 1,49% pada akhir 2024, pemerintah daerah tetap melakukan berbagai langkah pengendalian.
Pasar murah, operasi pasar, serta penguatan kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) membantu menjaga stabilitas harga, stok pangan di Barito Timur dipastikan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat untuk beberapa bulan ke depan.
Dalam bidang pelayanan publik, Barito Timur menunjukkan peningkatan signifikan. Nilai evaluasi Ombudsman naik dari 59,54 (2023) menjadi 73,52 (2024).
Transformasi digital juga menjadi prioritas melalui integrasi layanan perizinan online seperti OSS dan SIMBG. Hingga Desember 2024, sebanyak 375 izin berhasil diterbitkan secara digital.
BUMD seperti PDAM Tirta Janang terus meningkatkan cakupan layanan air bersih melalui penambahan sambungan rumah serta efisiensi operasional.
Pada sektor kesehatan, RSUD Tamiang Layang berhasil memenuhi 11 dari 13 Indikator Nasional Mutu (INM). Pemerintah juga sedang menyiapkan 85 tenaga medis baru untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat.
Indra Gunawan menegaskan bahwa capaian ini tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh stakeholder.
“Kami akan terus bekerja keras untuk menjaga keberlanjutan program-program ini demi kesejahteraan masyarakat Barito Timur,” ujarnya menutup evaluasi.
(Mc Bartim/Ang)














