JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Tiang listrik jaringan milik Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang posisinya kian mengarah ke tengah sungai, kembali dikeluhkan warga Desa Tamban Sari Baru, Kecamatan Tamban.
Hal ini disampaikan warga, saat mengikuti kegiatan reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Daerah Pemilihan Barito Kuala (Batola), Hasanuddin Murad, beberapa waktu lalu.
Di hadapan mantan Bupati Batola 2 periode ini, warga mengungkapkan, bahwa bergesernya tiang listrik ini akibat terkikisnya tanah oleh aliran air Sungai Tamban. Permasalahan ini juga sudah lama dilaporkan ke petugas PLN cabang Marabahan, namun hingga sekarang belum ada tanggapan.

Warga yang bermukim di sekitar RT. 4 dan 5, khawatir persoalan ini menimbulkan bahaya, apabila kondisinya dibiarkan berlarut, terlebih pada saat hujan lebat disertai angin, kabelnya juga dikhawatirkan bisa putus.
“Kami berharap, Pak Hasanuddin Murad dapat memperjuangkan keluhan kami, terkait masalah tiang listrik ini”, ujar seorang perwakilan warga.
Menanggapi aspirasi konstituennya, Hasanuddin Murad mengakui, persoalan tiang listrik ini memang sudah lama diketahui dan disampaikan ke pihak PLN, bahkan sejak dirinya menjabat sebagai bupati, namun tidak mendapat jawaban yang memuaskan.
Meski demikan, Anggota Komisi l DPRD Kalsel ini berjanji, akan menindaklanjuti dan meneruskan harapan warga ke Komisi lll, selaku mitra kerja PLN.
“Saya akan sampaikan ke teman-teman di Komisi lll DPRD Kalsel, bahwa kondisinya sangat mengkhawatirkan dan membahayakan masyarakat apabila itu sampai roboh”, pungkas politikus kawakan dari Partai Golongan Karya ini.
Editor : Ahmad MT














