JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan bahwa pelatih baru Timnas Indonesia wajib melibatkan pelatih lokal dalam jajaran staf kepelatihannya. Kebijakan ini menjadi salah satu syarat utama dalam proses rekrutmen pelatih baru yang saat ini sedang berlangsung.
PSSI diketahui telah mengirim sejumlah anggota Komite Eksekutif ke Eropa untuk bertemu dan mewawancarai para kandidat pelatih. Dua nama yang santer disebut adalah Heimir Hallgrimsson, pelatih Timnas Republik Irlandia, dan Giovanni van Bronckhorst, asisten pelatih Liverpool.
Sumardji menegaskan keberadaan asisten lokal sangat penting untuk proses transfer ilmu dan peningkatan kualitas pelatih Indonesia. Ia mencontohkan Nova Arianto yang berkembang setelah lama bekerja bersama Shin Tae-yong sebelum dipercaya menangani Timnas U17 Indonesia.
“Pelatih baru harus membawa asisten dari Indonesia. Ini penting untuk transfer ilmu dan regenerasi,” ujarnya saat mendampingi latihan Timnas U22 di Stadion Madya, Jakarta, belum lama tadi.
Ia juga menyebutkan bahwa PSSI telah menyiapkan daftar pertanyaan serta poin-poin komitmen yang harus disetujui oleh para kandidat. Hasil wawancara akan dibawa ke rapat Exco sebelum keputusan akhir ditetapkan.
Terkait agenda pencarian pelatih di Eropa, Sumardji belum bisa memastikan kapan proses tersebut rampung. Namun ia memastikan dirinya harus kembali ke Asia sebelum 5 Desember untuk mendampingi Timnas U22 Indonesia di SEA Games 2025 di Thailand.
Apabila ia tidak bisa ikut mendampingi pencarian hingga selesai, tim teknis lainnya dipastikan siap melanjutkan proses di Eropa. “Tim sudah standby dan selalu memberikan pembaruan perkembangan,” katanya.
Timnas U22 Indonesia sendiri tergabung di Grup C SEA Games 2025 bersama Singapura, Filipina, dan Myanmar. Cabang sepak bola dijadwalkan berlangsung pada 3–18 Desember 2025. (Viz)














