Suasana sosialisasi peraturan daerah tentang penanggulangan bencana
JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan sosialisasikan Peraturan Daerah tentang Penanggulangan Bencana kepada warga Kota Banjarmasin, di kediamannya di Jalan Meratus, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (5/9/2024).
Dalam sosialisasi tersebut, wakil rakyat Dapil Banjarmasin ini menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Kami berpikir bahwa BPBD Kota Banjarmasin ini belum terlalu dikenal oleh masyarakat secara umum dari tugas dan fungsinya. Oleh karena itu, perlu disosialisasikan kepada masyarakat,” ucap Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel itu.
Menurut Suripno, saat ini Banjarmasin cuacanya mengarah ke musim hujan. Untuk itu, ia berharap dengan kegiatan ini, masyarakat dapat mudah berkomunikasi dengan BPBD apabila ada bencana yang terjadi.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini pun berencana akan terus mencari institusi lain di Kota Banjarmasin untuk dikenalkan kepada masyarakat
Sementara itu, Kepala BPBD Husni Thamrin mengatakan, menurut perkiraan BMKG, puncak dari musim kemarau ini diprediksi terjadi pada 31 Agustus, tetapi ternyata berubah ke September.
“Musim kemarau di Kota Banjarmasin dianggap kemarau basah karena ada sedikit hujan, meski telah memasuki musim kemarau,” jelasnya.
Sekretaris komisi i DPRD Kalsel Suripno Sumas
Selanjutnya, Thamrin mengemukakan perbandingan data bencana kebakaran lahan yang mencapai 41 kasus di tahun lalu. Sedangkan di 2024 hampir tidak ada kejadian.
“Alhamdulillah tahun ini situasi aman dan terkendali, meskipun ada satu kejadian kebakaran lahan yang indikasinya dibakar untuk perkebunan maupun pertanian,” ungkapnya.
Walaupun begitu, ia meminta masyarakat agar selalu waspada dengan melakukan sosialisasi dan edukasi, termasuk ke sekolah-sekolah.
“Semakin banyak sosialisasi dan edukasi, semakin banyak informasi tentang kesiapsiagaan bencana ini diketahui masyarakat. Kami juga berterima kasih kepada Bapak Suripno Sumas yang telah menyediakan tempat untuk sosialisasi antisipasi bencana di Kota Banjarmasin,” pungkas Thamrin.