JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H. Suripno Sumas, mendukung kesuksesan pelaksanaan kartu tanda penduduk digital di 13 kabupaten/kota.
“KTP digital ini secara kasat mata dapat mempermudah dan menghemat anggaran dibandingkan dengan KTP secara fisik,” ujar Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel ini, usai sosialisasi peraturan perundang-undangan (sosper) di Banjarmasin, Sabtu siang (20/05/2023).
Menurut politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini, penghematan anggaran bisa berasal dari segi pencetakan secara fisik, karena satu KTP dihargai sepuluh ribu rupiah.
“Bayangkan perpindahan KTP ke digital, itu dapat menghemat anggaran, karena dilaksanakan di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Itulah salah satu alasan dirinya menyosialisasikan KTP digital kepada masyarakat.
Sementara itu,kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kota Banjarmasin Fakhriawaty Kabid mengungkapkan, dari target 25% pemegang KTP digital di kotanya, baru mencapai sekitar 1%.
“Penduduk Kota Banjarmasin yang sudah memiliki KTP elektronik tercatat 490 orang. Mereka itulah yang menjadi sasaran KTP digital,” katanya.
Ia menerangkan, masih rendahnya capaian KTP digital di Kota Seribu Sungai, antara lain karena belum banyak warga yang memiliki ponsel pintar.
Selain itu, masih banyak warga yang belum mengetahui bagaimana cara mendapatkan KTP digital. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi.
(YUNN)














