JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Berdasarkan hasil evaluasi Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin pada tahun 2022, layanan SP4N-LAPOR! (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat), menerima 277 aduan dan hampir 100% dapat tertangani.
Hal ini diungkapkan langsung Wali Kota Ibnu Sina, usai Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengelola Pengaduan Tahun 2022, di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota, Senin (30/01/2023).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung kepala daerah, didampingi Kepala Diskominfotik Windiasti Kartika, M.T., dihadiri sejumlah pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) beserta jajaran.
H. Ibnu Sina mengatakan, rapat ini adalah bagian dari komitmen bersama, pagar seluruh pemerintah daerah memaksimalkan penggunaan SP4N-LAPOR! sebagai aplikasi umum kanal aduan masyarakat.
“Publik komplain itu menjadi sebuah hak bagi warga negara dan masyarakat ketika mereka bertanya kepada pemerintah, dan pemerintah harus menjawab,” katanya.
Ibnu menyampaikan, menurut hasil evaluasi, semua pengaduan masyarakat yang telah masuk ke Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) meraih angka penanganan 100%, dengan semuanya telah ditindaklanjuti rata-rata 1 sampai 3 hari.
“Ahamdulillah di tahun 2022 lalu dari 277 pengaduan itu hampir 100% ditangani. Artinya, diselesaikan dan alhamdulillah ada juga ditangani di bawah 3 hari, ada yang 1 hari, ada yang 2 hari,” bebernya.
Sementara itu, Windiasti mengungkapkan, yang paling banyak dikeluhkan yaitu terkait pembangunan infrastruktur jalan dan masalah drainase, seperti jalan rusak serta jembatan.
“Berdasarkan laporan alasan yang disampaikan oleh SKPD, bahwa keterlambatannya karena menunggu dokumen pendukung, padahal seharusnya apabila sudah dilakukan tindakan lanjut, bisa segera laporkan. Kemudian, bukti dukung kita kumpulkan. Nah itu belakangan, tapi yang pasti kita segera tindak lanjuti,” pungkasnya.
Editor : Achmad MT














