JURNALKALIMANTAN.COM,BARITO TIMUR – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Paju Epat. Bupati Barito Timur, M. Yamin, turun langsung melihat dan menyerahkan bantuan warga terdampak banjir, Rabu (7/1).
Sebanyak 431 paket sembako disalurkan kepada kepala keluarga terdampak banjir di empat desa, yakni Desa Juru Banu sebanyak 186 paket, Desa Telang Baru 118 paket, Desa Kali Napu 73 paket, dan Desa Tampu Langit 55 paket.
Penyaluran bantuan tersebut turut didampingi BPBD Damkar, Camat Paju Epat, serta jajaran Forkopimcam.
Paket bantuan yang diberikan berisi kebutuhan pokok masyarakat, antara lain beras, mi instan, gula, teh, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya.
Selain berasal dari Pemerintah Kabupaten, bantuan juga didukung oleh sejumlah perusahaan sawit dan batu bara yang beroperasi di wilayah Bartim, serta bantuan dari Polres Barito Timur, sebagai bentuk sinergi penanganan bencana lintas sektor.
Dalam arahannya kepada warga, Bupati M. Yamin menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah banjir yang melanda Kecamatan Paju Epat. Ia mengajak masyarakat untuk tetap tabah serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah situasi sulit.
“Kami berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan saling tolong-menolong terus ditingkatkan dalam menghadapi bencana ini,” ujar Bupati Yamin.
Selain penyaluran bantuan, Bupati juga menekankan pentingnya keselamatan dan kesehatan warga, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Warga yang rumahnya terdampak genangan air diminta segera melakukan evakuasi ke rumah keluarga atau tempat yang lebih aman guna menghindari risiko lanjutan akibat banjir.
Bupati Yamin turut mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penggunaan instalasi listrik selama banjir. Ia meminta warga segera melaporkan kepada pihak terkait apabila kondisi instalasi listrik dinilai membahayakan.
“Keselamatan keluarga harus menjadi prioritas. Jika instalasi listrik sudah mengkhawatirkan, segera laporkan kepada pihak PLN untuk mencegah sengatan listrik maupun kebakaran akibat korsleting,” tegasnya.
Pihaknya juga akan terus memantau perkembangan situasi serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.
“Pemerintah Daerah turut prihatin sedalam-dalamnya. Semoga banjir ini segera berlalu dan kondisi masyarakat Barito Timur segera pulih,” pungkas Yamin.
(Mc Bartim/Ang)














