Tanpa Zonasi, Penerimaan Murid Baru Madrasah di Banjarmasin Dimulai Bulan Depan

Salah satu MIN di Kota Banjarmasin. (Foto: Ih)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Penerimaan murid atau peserta didik baru (PMB) madrasah tahun pelajaran 2026/2027 di Kota Banjarmasin, akan dimulai pada Maret hingga Juli 2026, tanpa menggunakan sistem zonasi.

Sedikit berbeda dari lembaga pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, madrasah hanya menggunakan jalur reguler, prestasi, dan afirmasi.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Pelaksanaan dilakukan oleh satuan pendidikan masing-masing, kita di madrasah tidak ada sistem zonasi. Adapun kuota jalur prestasi dan afirmasi itu 15 persen dari jumlah kuota di satuan pendidikan masing-masing,” ungkap Zuardi Atmadinata, Penata Kelola Madrasah, Pendidikan Agama, dan Keagamaan pada Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kota Banjarmasin, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/2).

Zuardi Atmadinata, Penata Kelola Madrasah, Pendidikan Agama, dan Keagamaan pada Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kota Banjarmasin. (Foto: Ih)

Di Banjarmasin, tercatat ada 62 madrasah ibtidaiah, 32 madrasah tsanawiyah, dan 11 madrasah aliah. Sementara itu, madrasah negeri hanya berjumlah 12, yakni 5 MI, 4 MTs, dan 3 MA.

Pada madrasah negeri, tahun ajaran baru ini, bersiap menerima total 2.087 peserta didik baru, dengan 65 ruang belajar.

“Memang madrasah negeri menjadi banyak pilihan, hingga biasanya lebih dari 4.000 pendaftar,” tambah Zuardi

Ia juga mengingatkan seluruh satuan pendidikan madrasah, agar melaksanakan PMB sesuai petunjuk teknis yang telah diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI.

“Jangan sampai ada pungutan liar atau praktik percaloan dalam proses penerimaan. Kami akan melakukan pengawasan dan monitoring selama pelaksanaan PMB ini,” tegas Zuardi.

Selain itu ia menekankan, agar setiap madrasah menyediakan tautan pendaftaran resmi serta saluran pengaduan yang terhubung langsung dengan Kemenag, guna mengantisipasi permasalahan dan menampung keluhan masyarakat.

(Ih/Ahmad M)

[feed_them_social cpt_id=57496]