JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) H. Aulia Oktafiandi menerima penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional RI, atas keberhasilan menurunkan angka tengkes berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023.
Penghargaan tersebut diserahkan pada malam Penganugerahan Tanda Penghargaan dan Gala Dinner dalam acara Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2024, di Merapi Grand Ballroom Pusat Rekeasi dan Promosi Pembangunan Semarang Jawa Tengah, Jumat (28/6/2024).
Penghargaan Kategori Penurunan Prevalensi Stunting Tertinggi tersebut diserahkan langsung Sekretaris Utama BKKBN RI Tavip Agus Rayanto.
Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo mengucapkan selamat kepada semua pihak yang telah menerima penghargaan. Ia mengharapkan kepala daerah yang menerima penghargaan dapat menjadi contoh dan motivator di wilayahnya masing-masing.
“Kami juga bersama-sama dengan seluruh kepala daerah yang ada melakukan intervensi variabel-variabel atau faktor yang efektif untuk mencegah lahirnya stunting baru,” katanya
Hasto menerangkan, salah satu yang perlu diperhatikan adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), lahir prematur, dan pencegahan tengkes baru.
“Dengan inovasi-inovasi yang luar biasa dari daerah, harapan saya bisa menyasar faktor-faktor yang sensitif dalam rangka menurunkan stunting maupun mempercepat kualitas SDM, menuju Indonesia Emas tahun 2045,” harapnya
Sementara itu, H. Aulia mengaku bersyukur HST memperoleh penghargaan ini. Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen penuh memerangi tengkes dengan melibatkan berbagai pihak, seperti organisasi perangkat daerah, PKK, dan organisasi masyarakat.
“Kami selalu berkomitmen dan berada di garda terdepan menekan angka stunting. Semua pihak dilibatkan agar program tersebut bisa berjalan maksimal,” katanya
Bupati Aulia menyebutkan, HST menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan yang meraih penghargaan ini.
“Mudah-mudahan penghargaan ini menjadikan semangat Kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk terus membangun Banua kita,” pungkasnya. (Rz)














