JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin turun langsung meninjau kondisi warga terdampak banjir di Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (8/1/2026), disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Gubernur bersama rombongan menempuh perjalanan menggunakan perahu karet sejauh kurang lebih 2,5 kilometer. Ia menyapa warga sekaligus menyerahkan bantuan berupa paket sembako, obat-obatan, serta perlengkapan bayi bagi warga terdampak banjir.
“Alhamdulillah, senang sekali. Desa kami belum pernah dikunjungi. Sekalinya dikunjungi, langsung oleh gubernur,” ungkap Ida Noraida, warga setempat yang menyambut gubernur bersama Pembakal Mursyidi, dan warga lainnya.
Sepanjang perjalanan dari Jalan Martapura Lama Sungai Tabuk hingga menyusuri sejumlah RT, Gubernur tampak melambaikan tangan dan menyapa warga yang membalas dengan penuh antusias.
“Syukur alhamdulillah, kawa bedapat wan sidin,” ujar seorang warga dengan mata berkaca-kaca, mengungkapkan haru karena desanya akhirnya dikunjungi langsung oleh gubernur.
Rasa syukur serupa juga disampaikan Muhammad Junaidi. Ia mengatakan, warga sangat terbantu dengan kehadiran gubernur dan bantuan yang diberikan, mengingat hampir setengah bulan mereka harus bertahan dengan akses transportasi yang terbatas akibat banjir.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur H. Muhidin didampingi Kepala BPBD Kalsel, Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Dinas PUPR.
Kunjungan ini sekaligus untuk memastikan pendataan dan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran. Lokasi yang ditinjau berada di RT 7 Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk.
“Hari ini kami menyerahkan bantuan melalui kepala desa dan Ketua BPD. Bukan hanya sembako, tapi juga obat-obatan dan perlengkapan bayi. Penyaluran bantuan ini harus dikawal BPBD agar benar-benar sampai ke warga. Bantuan ini per rumah dan wajib diterima,” tegas H. Muhidin.
Gubernur juga meminta agar desa-desa lain yang terdampak banjir melakukan pendataan warga secara detail dan akurat.
“Silakan data per rumah dengan nama dan identitas yang jelas. Kepala desa dapat menyerahkan data tersebut ke BPBD Kalsel melalui nomor 0811511103. Syaratnya, data harus lengkap,” ujarnya.
Selain penyaluran bantuan, Gubernur H. Muhidin juga merencanakan pembangunan shelter atau rumah panggung bertingkat tiga yang dapat difungsikan sebagai tempat pengungsian, apabila tersedia lahan warga yang bersedia dihibahkan.
Sementara itu, Pembakal Desa Lok Buntar, Mursyidi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Semua yang dititipkan kepada kami akan kami salurkan per rumah sesuai arahan beliau,” katanya.
Selain bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur H. Muhidin juga secara pribadi menyerahkan bantuan uang tunai kepada warga terdampak banjir.
Diketahui, Desa Lok Buntar merupakan satu dari ratusan titik di Kalimantan Selatan yang terendam banjir sejak 27 Desember 2025. Ketinggian air di wilayah ini bahkan mencapai dada orang dewasa, sehingga warga harus bertahan hidup dalam kondisi serba terbatas.
(Adpim/Ian)














