JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mencerdaskan dan menyejahterakan, setidaknya itulah dua kata yang sedang digaungkan perpustakaan saat ini, dalam program Tranformasi Berbasis Inklusi Sosial.
Berangkat dari dasar itulah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan terus gencar laksanakan pelatihan bagi masyarakat.
Bertajuk “Hilirisasi Olahan Pangan Lokal Berbahan Singkong untuk Ksejahteraan Keluarga”, didatangkanlah narasumber dari anggota Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Banjar, untuk berbagi cara membuat berbagai produk menarik.
Dihadiri perwakilan anggota PKK dari sejumlah kecamatan di Kalimantan Selatan, beserta masyarakat umum, kegiatan ini dibuka resmi Kepala Dispersip Kalsel Hj. Nurliani Dardie, yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Wildan Akhyar.
Menurutnya, hal ini dilakukan untuk menambah pengetahuan warga dan menunjang kesejahteraan masyarakat.
“Ini kegiatan kita yang ke-5 di program tranformasi perpustakaan, kita gandeng para ibu PKK dari Banjarmasin, Banjarbaru, dan Banjar. Ini nanti harapannya mereka dapat menularkan ilmu yang didapat pada masyarakat lain di lingkungannya,” ungkap Wildan di Aula Kantor Dispersip Kalsel, Jalan Ahmad Yani Kilometer 6 Banjarmasin, Senin (14/11/2022).
Sementara itu, narasumber Siti Mardiah, yang memiliki banyak pengalaman menyampaikan, ada bermacam olahan yang dapat dibuat dari bahan yang mudah didapat tersebut.
Selain makanan basah, bahan dasar singkong juga dapat diolah jadi camilan atau makanan kering, di antaranya saut, getuk, balo singkung, arem-arem, dadar gulung, pais, ongol-ongol, keripik, opak, dan lainnya.
“Hari ini kita praktikkan 8 resep untuk makanan basah. Semoga ini dapat menambah keterampilan ibu-ibu dan menularkannya, seperti apa yang diharapkan perpustakaan,” ucapnya.
Bahkan menurut ibu yang juga merupakan Anggota Pokja 3 PKK kabupaten Banjar ini, singkong juga dapat diolah menjadi nasi kebuli, yang dengan inovasi itu, pihaknya berhasil menjadi juara pertama dalam lomba tingkat provinsi Kalsel.
Editor : Achmad MT














