JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Lengang, itulah yang bisa kita lihat di gudangnya Ekspedisi Lintas Jawa, di kawasan Yos Sudarso Banjarmasin Barat, Sabtu (24/12/2022). Jika biasanya gudang ini ramai aktivitas bongkar muat, kini terlihat kosong, lantaran banyaknya angkutan yang tertahan di Surabaya.
Saut Nathan Samosir, Pemilik Lintas Jawa Group mengatakan, ada sekitar 7 unit truknya yang masih berada di Pelabuhan Merak.
Semuanya tidak bisa menyeberang, lantaran keluarnya larangan berlayar oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, seiring cuaca ekstrem yang membuat gelombang tinggi.
“Harusnya kapal masuk hari ini, tapi karena dilarang berlayar tadi malam oleh KSOP, jadi tiarap dahulu,” ungkap Saut, saat ditemui di Kedai 99 Trisakti.

Ia pun berharap, kondisi ini cepat pulih, untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di momen Natal dan Tahun Baru.
“Mudah-mudahan sehari dua ini sudah bisa, sehingga barang-barang yang dibutuhkan untuk kebutuhan Natal ini bisa terkirim lancar kepada semua pemilik barang dan konsumen,” harap Saut.
Sebelumnya ia mengakui, dalam satu bulan terakhir ini usaha ekspedisi meningkat 2 kali lipat. Jika biasanya hanya 1 fuso yang diberangkatkan ke Pulau Jawa, kini rata-rata sudah bisa 2 fuso yang pulang pergi membawa angkutan.
“Kalau kita lihat sekarang ini, sudah satu bulan terakhir, bahwa pengiriman barang ke Banjarmasin itu ada peningkatan luar biasa. Yang biasanya kita dari Jakarta itu paling 1 fuso, satu setengah, sekarang ini bisa sampai 3 fuso,” cerita Saut.
Sedangkan angkutan yang dibawa, kebanyakan masih berupa konveksi.
(Saprian)














