JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi dimulai, yang ditandai dengan pemberian vaksin pertama pada 50 ibu hamil, di Mahligai Pancasila Kota Banjarmasin, Rabu (08/09/2021).
Menurut Ketua Persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia Kalsel dr. Bambang Abimanyu, Sp.O.G.(K)F.M., penyuntikan ini aman dilakukan untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap Covid-19, baik bagi si ibu maupun anak yang dikandungnya.
“Kita sudah melakukan kajian dan penelitian, hingga merujuk pada penelitian internasional yang melibatkan puluhan ribu ibu hamil, dan hasilnya memang aman, tidak berbeda dengan ibu yang tidak hamil,” ungkap dokter spesialis kandungan tersebut di sela kegiatan.
Sebelum disuntik, para ibu hamil tentu dilakukan pemeriksaan, untuk memastikan kesiapan tubuh penerima vaksin.
“Usia kandungannya harus di atas 13 minggu lebih, selain itu tensi darah mereka jua penting untuk dipastikan normal,” beber dr. Abimanyu.
Ditambahkannya, berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin, selama pandemi ini, ibu hamil yang terpapar Covid-19 ada lebih dari 140 orang, dan yang menyebabkan meninggal sebanyak 7 orang.
Pada kesempatan ini, Gubernur H. Sahbirin Noor juga melihat langsung proses vaksinasi bersama Ketua TP PKK Kalsel dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.
Program ini ditargetkan menyasar 20.000 orang, dari estimasi 25.000 ibu hamil yang ada di Banua.
“Sementara yang hari ini di sini ada 50 orang, dan segera kita dorong di fasilitas kesehatan juga dilaksanakan,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Kalsel M. Muslim, di tempat dan waktu yang sama.














