JURNALKALIMANTAN.COM, BATAM – 18 guru jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) dari berbagai Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Indonesia, termasuk Rano Welum, Guru Produktif dari SMKN 1 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan, terpilih mengikuti magang Industri dan uji kompetensi program upskilling dan reskilling tingkat nasional, yang diselenggarakan di Pusat Belajar SMKN 2 Batam Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kepri, Kepala Bidang Pembinaan SMK Kepri, dan Kepala SMKN 2 Batam, menerima peserta magang di meeting room Raja Ali Haji, Jumat (2/9/2022).
“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Batam mengucapkan selamat datang kepada 18 guru pariwisata yang berasal dari 14 kota se-Indonesia. Saya mengapresiasi dan menyambut gembira, karena luar biasa bisa terpilih mengikuti kegiatan magang ini, nanti bisa dipelajari dari pelaku pariwisata yang sudah ditunjuk,” kata Ardi dalam sambutannya
Terpisah, Kepala SMKN 2 Batam Nursya’bani, M.Pd., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI atas dipilihnya sekolahnya sebagai tempat belajar para guru pariwisata se-Indonesia.
Dijelaskannya, para peserta ini berasal dari Gorontalo, Sulawesi Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Timur, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Palu, Jakarta, dan Kepri.
Mereka akan melaksanakan magang industri selama 23 hari di industri UPW, dan nantinya akan diakhiri Uji Sertifikasi Kompetensi yang langsung dilakukan oleh industri pariwisata tempat peserta berpraktik, yakni PT Fantastik Tour & Travel Batam, PT Hanita Jaya Wisata Tour & Travel, Riztour Indo Wisata, dan PT Wahid Putra Kencana Tour & Travel.

Perwakilan Kalsel dari SMKN 1 Kertak Hanyar Rano Welum, mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Mendikbud Ristek RI Nadiem Makarim, karena tak menyangka dapat mewakili Kalsel untuk dapat mengikuti kegiatan yang sangat bergengsi ini.
Ia pun berharap ke depannya dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat kepada siswa-siswi, sekaligus berusaha ikut membantu kemajuan dunia pendidikan di Banua pada umumnya.
“Saya juga mengucapkan terima kasih tak terhingga atas perhatian penuh dan dukungan Pemerintah Provini Kalsel, Gubernur H.Sahbirin Noor, dan Wakil Gubernur H. Muhidin, atas doa dan restunya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel. Beban nama harum Banua di tingkat nasional akan saya jaga untuk fokus mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung selama 1 hingga 23 September 2022 mendatang, dan memberikan hasil yang terbaik untuk Dunia Pendidikan Kalsel,” tegas Rano berapi-api.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata Kemendikbud Ristek RI Sabli, berharap kegiatan ini bisa mendorong para guru untuk memahami bagaimana proses dan budaya industri, sehingga dapat diaplikasikan di sekolah masing-masing dalam rangka penyelarasan kompetensi.
“Kegiatan ini dilaksanakan agar guru-guru bisa mengupgrade keahliannya, terutama dalam bidang industri perjalanan wisata,” ujarnya.
Selain magang dan uji kompetensi, para peserta juga akan mengunjungi sejumlah amenitas dan destinasi wisata yang ada di Batam.
(Saprian)














