JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Aktivitas bongkar muat batu bara di Pelabuhan PT Talenta Bumi, di Desa Sungai Tampung Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala, diharapkan warga bisa memperhatikan lingkungan, dengan menghentikan sementara pekerjaan jika terjadi angin kencang di saat cuaca cerah.
Permintaan ini disampaikan salah satu warga setempat, Bima, yang merasakan dampak debu dan limbah batu bara.
“Selama ini, mulai berdirinya perusahaan hingga saat ini, belum ada kompensasi uang debu atau limbah,” ucapnya kepada jurnalkalimantan.com melalui sambungan telepon, Selasa (15/02/2022).
Ia juga menginginkan adanya kepedulian terhadap warga, dengan memberikan pelayanan kesehatan secara rutin.
“Saat ini layanan kesehatan tidak menentu, 3–4 bulan sekali,” tambah Bima.
Ia turut berharap mendapat bantuan vitamin dan protein untuk menambah daya tahan tubuh, selain kebutuhan bahan pokok.
“Itu pun pada saat menjelang bulan puasa atau lebaran saja,” tukasnya.
Sementara itu, Camat Bakumpai Kartayudi, memandang hal ini dalam dua sisi, walau ada dampak lingkungan, namun warga sekitar juga mendapat pekerjaan dari hadirnya usaha tersebut.
“Memang ada dampak lingkungan, namun juga dapat dirasakan masyarakat yang terbantu dengan adanya pekerjaan untuk meningkatkan taraf hidup mereka, seperti meningkatkan pendapatan UMKM serta lainnya,” ucapnya.
Sementara terkait debu saat ada angin kencang, sepengetahuan camat juga telah dipasang jaring untuk menghambat debu beterbangan, hingga melakukan pembasahan untuk mengurangi debu keluar.
Saat ingin dikonfirmasi kepada pihak PT Talenta Bumi, petugas yang berjaga memberikan keterangan, bahwa pejabat berwenang masih belum bisa ditemui.
Reporter : Alibana
Editor : Ahmad MT














