Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Dispersip Kalsel Sosialisasikan Jabatan Fungsional Pustakawan

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyosialisasikan jabatan fungsional pustakawan, di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Peran pustakawan yang terampil sangat diperlukan untuk menambah tingkat kegemaran membaca, yang saat ini Provinsi Kalsel masih berada di urutan ke 17 dari 34 provinsi di Indonesia. 

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Indeks pembangunan literasi kita tertinggi se-Indonesia, sehingga diharapkan minat baca juga dapat menyusul dengan partisipasi semua pihak, termasuk pustakawan yang kita upayakan terus bertambah,” papar Kepala Dispersip Kalsel Hj. Nurliani, melalui Sekretarisnya Muhammad Ramadhan, saat memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan Kamis (08/07/2021).

Dengan kegiatan ini, 100 peserta dari kalangan penjabat fungsional struktural di lingkungan Dispersip Kalsel dan kabupaten/kota, hingga para guru yang menjadi pengelola perpustakaan sekolah, diinginkan mau menjadi fungsional pustakawan dengan berbagai keuntungan. 

“Adanya wacana penyederhaaan birokrasi dari pemerintah pusat, khususnya bagi pemegang jabatan administrator dan pengawas, yaitu eselon 3 dan 4 ke dalam jabatan fungsional, tentu jabatan pustakawan lebih diuntungkan, karena sudah lama ada sejak tahun 1988, berarti sudah memiliki kematangan secara aturan dan sudah memiliki tunjangan fungsional,” ungkap Ramadhan. 

Selain itu, saat ini pustakawan masih sangat banyak diperlukan, karena setiap perpustakaan seharusnya memiliki pengelola yang profesional. 

Kegiatan yang diisi narasumber berkompeten di bidangnya ini, juga bertujuan meningkatkan kompetensi peserta, yang saat ini berkecimpung di bidang perpustakaan dan kearsipan.

“Iya, mereka bisa mengikuti proses inpassing namanya, mengikuti ujian kompetensi hingga dapat menjadi pustakawan,” beber Ramadhan. 

Selain melalui cara tersebut, pihak Dispersip Kalsel juga telah berupaya meminta formasi Calon Pegawai Negeri Sipil kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, untuk menambah tenaga pustakawan dan arsiparis.

“Dua tahun lalu kami telah menyurati atas nama Kepala Dispersip Kalsel, yang juga ditembuskan ke Mendagri, Badan Kepegawaian Daerah, dan alhamdulilah tahun ini formasinya dibuka sebanyak 57 orang pustakawan dan arsiparis, ini pretasi yang membanggakan, terbanyak nomor 2 setelah formasi kesehatan,” tutup Madan (sapaan akrab Sekretaris Dispersip Kalsel).

[feed_them_social cpt_id=57496]