Dukungan Peningkatan Kegemaran Membaca dari Tokoh Pers Banua

Peningkatan Kegemaran Membaca
Kepala Dispersip Kalsel bersama H.G. (P) Rusdi Effendi A.R

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN Salah satu tokoh pers asal Kalimantan Selatan (Kalsel), H.G. (P) Rusdi Effendi A.R., ikut serta mendukung peningkatan kegemaran membaca di Banua, yang masih menempati urutan ke-17 dari 34 provinsi se-Indonesia.

Dukungan tersebut terlihat, saat menerima silaturahmi literasi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Dra. Hj. Nurliani, M.A.P, dalam upaya peningkatan minat baca masyarakat.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Peningkatan kegemaran membaca perlu peran semua pihak atau skateholder terkait, guna mencapai tujuan yang dicita-citakan bersama,” ucap Bunda Nunung (sapaan akrab Kepala Dispersip Kalsel).

Karena itu, Hj. Nurliani beserta rombongan sowan ke Tokoh Pers Banua tersebut, yang juga Pemimpin Umum Banjarmasin Post Group.

Ditambahkanya, peran media mempunyai andil dalam upaya peningkatan minat baca di Kalsel.

“Beliau adalah salah satu tokoh yang tidak dapat dipungkiri selama ini senantiasa memberikan dukungan, bahkan sejak puluhan tahun silam, saat saya masih menjabat sebagai Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Banjarbaru hingga sekarang, sering meminta petuah beliau,” ungkap Bunda Nunung.

Sementara itu, H.G. (P) Rusdi Effendi A.R. menegaskan dukungnya atas upaya yang dilakukan Dispersip Kalsel.

“Dengan langkah yang dilakukan Dispersip Kalsel serta dukungan stakeholder, diharapkan mampu meningkatkan minat baca masyarakat Kalsel, hingga bisa masuk sepuluh besar,” ujarnya.

Di kesempatan ini, Tokoh Pers Kalsel tersebut juga medukung Proyek Perubahan yang berjudul “SMS Dara Mengaca” (Strategi Merangkul Stakeholder dalam Rangka Meningkatkan Minat Baca) dengan menandatangani komitmen bersama.

Seperti diketahui, tingkat kegemaran membaca masyarakat Kalsel masih berada di posisi ke-17 dari 34 provinsi se-Indonesia, dengan nilai 55,85% berdasarkan hasil survei Perpusnas RI tahun 2020 lalu.

Sementara untuk Indeks Pembangungan Literasi, Kalsel menjadi provinsi dengan nilai tertinggi, yang mencapai 48,7.

[feed_them_social cpt_id=57496]