Banjir Hampir Sepekan Rendam Sungai Lulut, Warga Mulai Dievakuasi

Evakuasi lansia yang terdampak banjir di Kelurahan Sungai Lulut, Jum'at (2/1/26) malam. (Foto : Api)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Genangan banjir kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Banjarmasin akibat tingginya curah hujan yang disertai kiriman air dari wilayah sekitar. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh warga di Jalan Karya Tani, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Di kawasan ini, banjir telah berlangsung hampir sepekan. Jika sebelumnya genangan hanya terjadi di badan jalan, dalam dua hari terakhir air mulai merambah masuk ke dalam rumah warga.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Salah seorang warga, Nanang, mengatakan ketinggian air terus mengalami peningkatan, terutama pada malam hari. Menurutnya, kondisi banjir kali ini memaksa warga beradaptasi dengan rumah yang mulai tergenang.

“Genangan di jalan sudah sekitar seminggu, tapi air masuk ke rumah baru dua hari terakhir. Malam ini kenaikannya cukup cepat,” ujarnya, Sabtu (3/1) dini hari.

Warga keluhkan kondisi banjir, dan harapkan bantuan pemerintah. (Foto : Api)

Nanang menambahkan, banjir bukanlah peristiwa baru bagi warga Sungai Lulut. Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi serupa kerap berulang, bahkan dengan dampak yang lebih parah.

“Hampir setiap tahun banjir terjadi. Yang paling parah itu tahun 2021, airnya tinggi dan lama surut,” tuturnya.

Akibat banjir, aktivitas warga menjadi terganggu, termasuk pekerjaan sehari-hari yang sulit dilakukan. Warga pun berharap adanya perhatian serta bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait.

“Kami jadi sulit bekerja selama banjir. Untuk itu kami sangat berharap bantuan, terutama kebutuhan pokok dan obat-obatan,” pungkas Nanang.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin melakukan evakuasi terhadap warga lanjut usia dan seorang ibu hamil yang terdampak banjir di kawasan tersebut, Jumat (2/1) malam.

Evakuasi dilakukan menyusul terus meningkatnya ketinggian air yang mulai merendam sejumlah rumah warga.

Komandan Regu BPBD Kota Banjarmasin, Andy, mengatakan sebagian warga telah melakukan evakuasi secara mandiri. Namun, petugas tetap turun tangan membantu warga yang membutuhkan penanganan khusus.

“Kami mengevakuasi lansia yang tinggal seorang diri serta seorang ibu hamil ke tempat yang lebih aman,” jelas Andy.

Ia menambahkan, BPBD akan terus melakukan pemantauan di sejumlah titik banjir untuk memastikan keselamatan warga serta merespons cepat apabila diperlukan evakuasi atau bantuan lainnya.

“Kondisi air masih mengalami kenaikan, sehingga pemantauan akan terus dilakukan hingga situasi kembali normal,” pungkasnya.

(Api/Ang)

[feed_them_social cpt_id=57496]