JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Kuala tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum penguatan sport tourism daerah. Hal tersebut tercermin dari pelaksanaan Lomba Dayung Perahu Naga Terbuka yang digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu (17–18/1/2026), di kawasan Long Storage Batola.
Kegiatan ini secara resmi dibuka Wakil Bupati Barito Kuala, Herman Susilo. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa olahraga dayung perahu naga memiliki nilai strategis karena memadukan unsur olahraga, budaya, dan pariwisata sekaligus.
“Dengan karakter wilayah Barito Kuala yang didominasi perairan, perahu naga sangat layak menjadi ikon daerah. Selain membina prestasi atlet, ajang ini juga mampu menarik kunjungan wisata dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Herman, perahu naga merupakan cabang olahraga yang telah berkembang hingga tingkat internasional. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan perlu terus dilakukan agar atlet-atlet daerah mampu bersaing dan membawa nama Barito Kuala ke level yang lebih tinggi.
Lomba Dayung Perahu Naga Terbuka ini terselenggara atas kerja sama Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporbudpar) Barito Kuala dengan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Barito Kuala.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp97 juta, dengan peserta sebanyak 49 tim dari kategori pelajar, mix lokal, dan open (umum).
Peserta tidak hanya berasal dari Barito Kuala, tetapi juga dari sejumlah daerah lain, seperti Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Tapin, Tanah Bumbu, dan Hulu Sungai Selatan.
Kehadiran peserta lintas daerah ini dinilai mampu memperluas promosi wisata sekaligus memperkuat posisi Batola sebagai tuan rumah ajang olahraga perairan.
Kepala Disporbudpar Batola, Dr. H. Sirpan, menyampaikan bahwa lomba ini menjadi sarana pelestarian olahraga tradisional, peningkatan minat generasi muda terhadap olahraga dayung, serta ajang pembinaan atlet daerah yang berkesinambungan.
Pembukaan lomba ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Wakil Bupati Herman Susilo, didampingi istri, Indah Kartini Susilo, serta dihadiri unsur Forkopimda, Balai Wilayah Air Kalimantan III, pimpinan SKPD, Ketua KONI, Ketua PODSI, dan seluruh peserta lomba.
(Diskominfo Batola/Ang)














