JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan di kawasan bawah Jembatan Barito pada Senin (9/3).
Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Batola, M. Wahyu Adibawono, yang mewakili Bupati Barito Kuala, Bahrul Ilmi.
Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tokoh agama, serta masyarakat dari Kecamatan Jejangkit dan Belawang.
Dalam sambutannya, Wahyu Adibawono menjelaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat di tingkat kecamatan. Ia juga menyebutkan adanya perubahan format pelaksanaan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jika tahun lalu kita melaksanakan kunjungan langsung ke desa-desa, tahun ini kegiatan dipusatkan di dua titik utama, yakni Aula Selidah Marabahan dan kawasan bawah Jembatan Barito ini,” ujarnya.
Menurut Wahyu, pemilihan lokasi di bawah Jembatan Barito menjadi hal yang istimewa karena tahun ini merupakan kali pertama kawasan tersebut dijadikan pusat Safari Ramadan sekaligus pusat kuliner Ramadan.
Langkah ini diambil untuk memperkenalkan potensi kuliner khas dari berbagai kecamatan di Kabupaten Barito Kuala serta memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro dan kecil.
“Kami ingin memperkenalkan produk kuliner dari kecamatan-kecamatan yang ada. Harapannya melalui kegiatan ini, pelaku usaha mikro dan kecil di desa maupun kecamatan dapat terus berkembang. Kami akan konsisten mempromosikan apa yang menjadi ciri khas Kabupaten Barito Kuala,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala juga menyerahkan bantuan Safari Ramadan sebesar Rp25 juta untuk kemakmuran masjid di wilayah Jejangkit dan Belawang.
Selain itu, dukungan juga diberikan oleh Bank Kalsel melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bagi kedua kecamatan tersebut.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penyampaian tausiyah agama, serta penyerahan bantuan secara simbolis. Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama.
(Adv/Diskominfo)














