JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), mengalokasikan anggaran Rp200 juta untuk pembangunan talud atau siring di Desa Cahaya Baru, Kecamatan Jejangkit.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan melalui skema Padat Karya Transmigrasi, sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama Nomor 595/01/PPKT/Disnakertrans/2025. Adapun sumber pendanaan berasal dari Tugas Pembantuan Kementerian Transmigrasi Tahun Anggaran 2025.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpantau di lokasi pada Selasa (3/6/2026), pekerjaan pembangunan talud ditargetkan selesai dalam waktu 24 hari kalender.
Pelaksana Tugas Kepala Disnakertrans Arif Widodo mengatakan, peningkatan talud ini bertujuan memperkuat infrastruktur dasar sekaligus mendukung aktivitas pertanian masyarakat transmigran.
“Program padat karya ini selain memperbaiki talud juga membuka kesempatan kerja bagi warga sekitar. Harapannya, infrastruktur yang diperbaiki bisa lebih tahan lama dan menunjang produktivitas pertanian di Desa Cahaya Baru,” ujarnya, Kamis (11/6).
Arif berharap, perbaikan talud dapat mengoptimalkan fungsi lahan pertanian di kawasan transmigrasi, sekaligus meminimalisir risiko banjir maupun luapan air saat musim hujan.
“Dengan infrastruktur yang lebih baik, aktivitas pertanian warga diharapkan menjadi lebih lancar dan produktif,” pungkasnya.
(Alibana/ Ahmad M)













