JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kalimantan Selatan terus mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Kalsel.
Ketua PMI Kalsel, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu penanganan karhutla yang berlangsung hampir satu bulan.
“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami tentu berupaya semaksimal mungkin untuk menekan tingginya angka kebakaran hutan dan lahan,” ujar Gusti Iskandar di Banjarmasin, Jumat (21/8/2026).
Ia menjelaskan, PMI mengerahkan personel dan relawan secara bergilir ke sejumlah titik rawan. Dukungan tersebut mencakup mobil tangki dan ambulans sesuai permintaan BPBD untuk menunjang penanganan di lapangan.
Selain penanganan karhutla, PMI juga memberikan bantuan kesehatan bagi masyarakat terdampak kabut asap. Bantuan berupa oksigen bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan, tempat pelayanan oksigen, serta pembagian ribuan masker.
“Dampak kabut asap tentu mempengaruhi kesehatan masyarakat, termasuk risiko ISPA dan gangguan pernapasan lainnya. Karena itu, dari sisi kesehatan masyarakat kami juga melakukan langkah-langkah penanganan,” katanya.
Setiap hari, sedikitnya enam relawan PMI bertugas di lapangan, dibantu lebih dari 12 orang dari unsur masyarakat dan simpatisan. Total personel yang terlibat mencapai sekitar 18 orang per hari.
Wilayah yang menjadi perhatian PMI antara lain Landasan Ulin, Pengayuan, dan Liang Anggang. PMI juga menempatkan posko di Pengayuan, kawasan Bandara Syamsudin Noor di Landasan Ulin, serta bergabung dengan posko induk BPBD di kawasan perkantoran Gubernur Kalsel.
Gusti Iskandar menyebut kondisi kabut asap dalam dua hari terakhir mulai menunjukkan tanda-tanda mereda. Meski demikian, pemantauan dan penanganan tetap dilakukan untuk mengantisipasi kebakaran kembali meluas.
“Mudah-mudahan angka-angka kebakaran ke depannya bisa cepat teratasi. Kita semua tentu ingin kondisi kabut asap ini segera berakhir,” pungkasnya. (YUN)













