JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Aksi kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarmasin dilakukan para pengemudi ojek online (ojol) mitra Grab, Jumat (21/8/2026) sore.
Ratusan masker dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas di kawasan perempatan Jalan Lambung Mangkurat. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap kondisi kualitas udara yang belakangan menurun akibat kabut asap.
Koordinator kegiatan, Rahmadi, mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 250 lembar masker untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ia menyebut, pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian para pengemudi terhadap kondisi kabut asap yang mulai dirasakan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
“Kita tahu saat ini masyarakat merasakan kabut asap, terutama dalam beberapa hari terakhir yang cukup pekat,” ujarnya.
Rahmadi menjelaskan, seluruh masker yang dibagikan merupakan dukungan dari kantor pusat Grab di Jakarta, yang kemudian disalurkan ke daerah terdampak.
Untuk wilayah Banjarmasin, pembagian difokuskan di Jalan Lambung Mangkurat. Namun, aksi serupa juga dilakukan di beberapa titik lain yang dilalui konvoi, termasuk kawasan Flyover Gatot Subroto.
“Untuk saat ini, fokus utamanya di Jalan Lambung Mangkurat dulu. Tapi kita juga tetap berbagi di jalur-jalur yang dilalui saat konvoi tadi,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Rahmadi bersama tujuh rekan pengemudi turun langsung ke jalan untuk membagikan masker secara gratis kepada pengguna jalan.
Sementara itu, salah satu pengemudi Grab, Iwan, mengaku kabut asap cukup mengganggu aktivitas mereka di jalan, terutama saat pagi dan malam hari.
“Kalau pagi dan malam hari kabut asapnya cukup pekat. Mengganggu pernapasan dan juga jarak pandang saat berkendara,” ujarnya.
Kabut asap akibat karhutla diketahui masih melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan, termasuk Kota Banjarmasin, dan mulai berdampak pada jarak pandang serta kesehatan masyarakat. (Viz)













