Hari Literasi Internasional 2026, Dispersip Kalsel Ajak Perkuat Budaya Membaca

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Memperingati Hari Literasi Internasional 2026 yang jatuh pada 8 September, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan mengajak masyarakat terus memperkuat budaya literasi.

Kepala Dispersip Kalsel, Sri Mawarni mengatakan, momentum Hari Literasi Internasional menjadi pengingat bahwa literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis.

“Hari ini menjadi pengingat bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga jalan untuk membuka wawasan, membangun manusia yang berdaya, serta menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujar Sri Mawarni, dikutip dari laman media sosial resmi Dispersip Kalsel, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, penguatan literasi perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui budaya membaca, kemampuan berpikir kritis, serta kebiasaan berbagi pengetahuan.

Mengusung semangat “Literasi untuk Manusia, Bumi, dan Kemakmuran”, Sri Mawarni mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Mari terus tumbuhkan budaya membaca, berpikir kritis, berbagi pengetahuan, dan menjaga bumi melalui setiap langkah kecil yang kita lakukan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, masyarakat yang memiliki budaya literasi kuat akan lebih mampu menghadapi berbagai tantangan dan berkontribusi dalam membangun masa depan.

Dispersip Kalsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mewujudkan Kalimantan Selatan sebagai daerah yang cerdas, maju, dan memiliki budaya literasi yang kuat.

“Bersama, kita wujudkan Banua yang cerdas, maju, dan berbudaya literasi,” pungkasnya.