JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih berlangsung. Basarnas memutuskan memperpanjang operasi SAR selama tujuh hari, setelah hingga hari ke-14 masih terdapat 71 korban yang belum ditemukan.
Perpanjangan operasi dilakukan setelah tim SAR gabungan kembali menemukan sejumlah korban, dalam pencarian di sekitar lokasi kapal tenggelam maupun wilayah perairan dan pesisir Kalimantan.
Direktur Operasional Basarnas Bramantyo mengatakan, pada hari ke-14, tim penyelam melakukan empat sortie penyelaman hingga pukul 16.30 WIB.
“Alhamdulillah kita bisa mengevakuasi empat korban,” ujarnya dalam konferensi pers.
Selain dari lokasi bangkai kapal, tujuh korban lainnya ditemukan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Kantor SAR Palangkaraya melaporkan empat jenazah ditemukan di perairan Kabupaten Sukamara. Dua lainnya ditemukan di Kabupaten Seruyan, sementara satu jenazah ditemukan di Sungai Cabang, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.
“Tujuh korban tersebut nantinya akan digeser ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Selatan di Banjarmasin, untuk dilakukan proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Indentification,” jelas Bramantyo.
Dengan tambahan temuan tersebut, total korban KM Virgo Transport 8 yang telah dievakuasi hingga hari ke-14 mencapai 172 orang, dari total 243 orang yang tercatat dalam daftar Person on Board.
Sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara 64 orang dinyatakan meninggal dunia. Adapun 71 orang lainnya masih dalam pencarian.
Basarnas kemudian memutuskan memperpanjang operasi SAR selama tujuh hari.
“Tapi nantinya akan tetap kita evaluasi setiap tiga hari,” kata Bramantyo.
Selama masa perpanjangan, tim SAR gabungan akan kembali memaksimalkan penyelaman di sekitar bangkai kapal. Pencarian juga diperluas dengan menyisir wilayah perairan dan pesisir yang berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban. Kekuatan penyelam juga disiapkan untuk mendukung operasi lanjutan.
“Saat ini ada 35 penyelam, dari Angkatan Laut sudah ada standby juga sebanyak 19 penyelam, dan kita juga ada tambahan dari KN Purworejo sebanyak 8 penyelam,” ungkap Bramantyo.
Evaluasi akan terus dilakukan untuk menentukan sektor pencarian dan strategi operasi, berdasarkan perkembangan temuan di lapangan.
(Tius/Ahmad M)













